Bawaslu Semprit Tiga Stasiun Teve MNC Group Akibat Iklan Perindo

 

JAKARTA – EKSPLORE (8/3/2019, 12.30) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan memanggil petinggi tiga stasiun televisi nasional yang bernaung di bawah bendera MNC Group, yaitu RCTI, Global Teve, dan iNews TV. Pasalnya, ketiga teve tersebut diduga terlibat kasus curi star kampanye oleh Partai Perindo. Maklum, ketua umum Partai Perindo Harry Tanusoedibyo itu tak lain adalah pemilik ketiga stasiun televise tersebut.

Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengatakan, pemanggilan ketiga stasiun televisi tersebut berkaitan dengan kewenangan Bawaslu dalam mengawasi tahapan kampanye Pemilu 2019. “Kami bertugas mengawasi masa kampanye, juga bagi kampanye yang belum memasuki masa tahapannya. Ada indikasi stasiun televisi tersebut menayangkan kampanye sebelum masa kampanye atau mencuri start. Sehingga kami perlu mendalami dengan melakukan klarifikasi, ” ujar Ratna kepada media, di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Ratna menjelaskan, pemanggilan dilakukan secara berturut-turut pada Kamis hingga Jumat (9/3/2018) bagi RCTI dan iNews. Namun hingga berita ini diturunkan, Global TV belum memberikan konfirmasi atas pemanggilan tersebut.

Sebelumnya, Bawaslu, KPU, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Dewan Pers sudah bersepakat bahwa penayangan iklan di media massa sebelum 23 September 2018 tidak diperbolehkan. Sebab, hal ini termasuk mencuri start kampanye. Keempat lembaga itu terhimpun dalam satu gugus tugas Pemilu.

Sesuai dengan UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, menampilkan lambing partai, nomor urut partai, dan mars partai sudah memenuhi unsur citra diri. Dan, citra diri itu termasuk bagian dari kampanye. Jadwal masa kampanye sudah ditetapkan pada 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

Sedangkan tahapan Pemilu 2019 diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 Tahun 2017. Berikut tahapan-tahapannya.

Gedung Bawaslu (foto: istimewa)

Tahapan pemilu tersebut tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019. Silakan disimak, berikut jadwal lengkap tahapan Pemilu 2019 yang disarikan Okezone dari PKPU tersebut:

  1. Pendaftaran parpol peserta Pemilu: 3-16 Oktober 2017.
  2. Penelitian administrasi: 17 Oktober-15 Desember 2017.
  3. Verfikasi faktual kepengurusan di tingkat pusat dan provinsi: 15 Desember 2017-3 Januari 2018.
  4. Verfikasi faktual kepengurusan di tingkat kabupaten/kota : 15 Desember 2017-5 Februari 2018.
  5. Rekapitulasi hasil verifikasi faktual: 6-17 Februari 2018.
  6. Pengumuman parpol peserta pemilu: 18 – 20 Februari 2018.
  7. Penyelesaian sengketa penetapan parpol peserta pemilu: 19 Februari-17 April 2018.
  8. Pembentukan badan-badan penyelenggara: 9 Januari-10 April 2018.
  9. Pendaftaran calon anggota DPD: 26 Maret-26 April 2018.
  10. Pendaftaran anggota DPR dan DPRD: 4-17 Juli 2018.
  11. Pendaftaran calon presiden dan wakil presiden: 4-10 Agustus 2018.
  12. Masa kampanye: 23 September 2018-13 April 2019.
  13. Masa tenang: 14-16 April 2019.
  14. Pemungutan suara: 17 April 2019.
  15. Penetapan hasil pemilu pasca putusan MK: 17-23 September 2019.
  16. Peresmian keanggotaan DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi, DPR dan DPD: Juli-September 2019.
  17. Sumpah janji pelantikan presiden dan wakil presiden: 20 Oktober 2019. (b6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *