Mengawal Produk UKM di Mancanegara

Oleh : Agus Yuliawan

Apa yang dirisaukan oleh presiden sebenarnya akumulasi dari persoalan yang sudah lama sekali. Maka perlu sebuah pengawalan terhadap produk UKM agar bisa menembus pasar mancanegara. Pengawalan produk UKM ke mancanegara bukan hanya sekadar pada banyaknya keikutsertaannya dalam event – event pameran internasional. Tapi bagaimana memanfaatkan peran duta-duta besar serta konjen yang ada di luar negeri.residen Joko Widodo di awal Februari 2018 lalu murka karena jumlah ekspor produk Indonesia kalah jauh dengan negara- negara tetangga. Jokowi–juga menilai di setiap pameran Internasional, produk – produk Indonesia selalu ditempatkan bukan di both yang paling depan, tapi lebih sering di belakang.

Sejauh ini peran dari duta besar belum dimaksimalkan dan hanya pada hubungan-hubungan diplomatik politik saja. Untuk itu, peran dari mereka perlu dioptimalkan. Animo pelaku bisnis UKM untuk mengekspor produknya sangat tinggi. Persoalannya, mereka tak memiliki jaringan dan komunikasi atas kebutuhan produk yang di luar negeri. Mekanisme ekspor juga tak banyak yang tahu.

Dampaknya literasi terhadap ekspor serta peluangnya minim sekali. Yang terjadi adalah, para buyer asinglah yang datang ke Indonesia untuk mencari berbagai jeis produk yang diperlukan.

Jalan pintas yang dilakukan oleh pelaku UKM, di antaranya adalah membuat agency atau perwakilan di luar negeri sendiri. Hal ini dilakukan untuk mempermudah interaksi antara produsen di tanah air dan konsumen di luar negeri. Cara ini sangat mahal biaya investasinya. Tapi inilah upaya untuk menjembatani agar produk UKM di tanah air mudah terserap di pasar luar negeri.

Bisa dibayangkan, apabila peran duta besar di mancanegara tersebut dimaksimalkan. Dengan memiliki lembaga think tank dan lobi yang demikian, tak tertutup kemungkinan akan memudahkan peluang pasar produk UKM Indonesia untuk tembus ke mancanegara.

Jadi untuk mengawal produk-produk UKM yang merupakan komoditas unggulan  ekspor, salah satu kuncinya adalah meningkatkan peran para duta besar Indonesia di berbagai negara sebagai duta produk UKM Indonesia. Dia juga sekaligus berperan sebagai intel untuk mencari tahu produk apa saja yang dibutuhkan masyarakat di negara tempat mereka ditugaskan. Berapa besar peluangnya, juga apa kendala dan hambatannya untuk meningkatkan devisa negara. Event berskala internasional tak akan memberikan efek positif kalau pendampingan dan literasi bagi UKM tentang strategi ekspor tidak dipahami oleh para diplomat kita di  luar negeri.

#praktisi ekonomi Syariah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat