Krisis Ekonomi? Untung Mandiri Tunas Finance  Malah Meningkat 86,7%

JAKARTA – EKSPLORE (30/5/2018) –  Jika ada yang bilang bahwa Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi, akibat nilai tukar rupiah terus merosot, ternyata tidak berlaku bagi  PT Mandiri Tunas Finance (MTF). ‘’Kami lebih tergantung kepada animo konsumen dalam memanfaatkan produk yang kami tawarkan,’’ kata Direktur Utama MTF Arya Suprihadi.

Bahkan, Arya bersyukur perusahaan yang dipimpinnya memperoleh keuntungan yang signifikan hingga triwulan I 2018 ini. Hal itu karena ditunjang sejumlah momen yang dIikuti MTF, termasuk yang paling akhir adalah anjang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 yang diadakan sebelum puasa Ramadhan 1439.

“Kami semakin yakin dapat tumbuh secara berkesinambungan dalam industri pembiayaan kendaraan bermotor di Indonesia,’’ kata saat mengadakan acara buka bersama bersama jajaran direksi dan media, Rabu (30/5/2018) petang, di rooftop sebuah hotel di Jakarta.

Dia mengungkapkan,  pertumbuhan laba bersih triwulanI 2018 sebesar 86,7% menjadi sekitar Rp 98,03 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan laba bersih ini ditopang kenaikan penyaluran pembiayaan (lending) sebesar Rp 6,6 triliun atau tumbuh 44,3% dibandingkan periode yang sama 2017.

“Bahkan, kenaikan penyaluran pembiayaan kredit kendaraan MTF jauh melebihi rata-rata industri pembiayaan (multifinance) nasional,’’ kata Arya. Dia menambahkan, selain itu, pihaknya juga konsisten menjaga agar kredit macet (Non-Performing Loan-NPL) yang ada tetap rendah, yaitu di posisi 0,75% hingga akhir Maret 2018.

Arya juga melaporkan, hingga akhir Maret ini, aset MTF tumbuh 39% dari tahun lalu menjadi Rp 15,9 triliun. Sedang tahun lalu untuk periode yang sama (year on year/YoY) tercatat sebesar Rp 11,4 triliun.

Sementara itu, Harjanto Tjitohardjojo mengungkapkan, MTF telah diuntungkan momen IIMS 2018. Amino pembelian mobil menjelang Lebaran Idul Fitri cukup tinggi bahkan melampaui target. MTF menerima aplikasi pembiayaan sebanyak 2.030 berkas dari target hanya 1.300 kendaraan.

Khusus menghadapi Ramadhan dan mudik Lebaran, MTF menggulirkan program Multiguna dan MTF Go. “Kami tawarkan kredit bagi mereka yang menservis kendaraannya di bengkel-bengkel resmi untuk kebutuhan Lebaran dengan bunga murah,’’ kata Haryanto.

Armendra, direktur Keuangan MTF menambahkan, selain model pembiayaan konvensional, MTF menggandeng Bank Syariah Mandiri untuk mereka yang menginginkan pola pembiayaan syariah. Yaitu melalui program BSM-Oto. “Itu pilihan dari konsumen, tapi kami tetap harus menjaga performance agar tidak mempengaruhi NPL,’’ kata Armendra. (b1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat