Pasca Libur Idul Fitri, Mayoritas PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kantor

  • JAKARTA – EKSPLORE (21/6/2018)- Dari hasil pendataan Biro Kepegawaian, mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM masuk kantor pada hari pertama pasca liburan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, hari ini, Kamis (21/6/2018).  Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring melakukan inspeksi mendadak (sidak) di hari pertama kerja di lingkungan Kemenkop dan UKM, setelah 10 hari lebih libur Hari Raya Idul Fitri.

Berdasarkan data dari Biro Kepegawaian Kemenkop dan UKM, sebanyak 656 orang PNS dari total 758 orang PNS, atau sekitar 87% sudah mulai melakukan aktivitas kerja pasca libur panjang. Sedangkan yang lainnya, tercatat ada 63 orang PNS yang tidak hadir, di antaranya karena cuti bersalin, cuti belajar, dan sakit. Dengan demikian hanya sekitar 4% PNS saja yang tidak hafir tanpa keterangan. “Ada juga yang memang sedang bertugas ke luar kota,” ungkap Meliadi kepada wartawan di sela-sela sidak ke setiap ruangan di gedung Kemenkop dan UKM.

Meliadi pun memberikan apresiasi yang tinggi kepada PNS di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM atas komitmennya yang tinggi masuk kerja di hari pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri. “Saya berharap setelah libur panjang hari raya menjadi lebih semangat lagi dalam menjalankan tugas memberdayakan koperasi dan UKM,” ujar Meliadi didampingi Kabiro Umum Hadianto.

Menurut Meliadi, langkahnya ini tidak mau disebut sebagai sidak, melainkan melakukan silaturahmi ke seluruh jajarannya dalam rangka bermaaf-maafan dan mengucapkan Selamat Idul Fitri. “Saya percaya seluruh jajaran di kementerian ini memiliki integritas yang tinggi dalam menjalankan seluruh kewajiban kerjanya. Tanpa perlu sidak-sidakan, mereka sudah sadar betul akan apa kewajibannya,” kata mantan Deputi Pengawasan Kemenkop dan UKM ini.

Hanya saja, lanjut Meliadi, bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan yang jelas, akan diberikan teguran secara tertulis sesuai ketentuan yang ada. “Tentu akan ada teguran tertulis bagi yang mangkir di hari pertama ini. Dan teguran itu sesuai dengan aturan yang sudah ada,” pungkas Meliadi. (b1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat