Ilham Habibie Pimpin Lagi Ikatan Saudagar Muslim Indonesia

BANDUNG – EKSPLORE (13/10/2018) – Secara aklamasi Ilham Habibie terpilih kembali menjadi ketua umum Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) untuk periode 2018-2023 dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 yang berlangsung di Hotel Grand Asrilia, Bandung, 12-13 Oktober 2018.

Dalam sambutannya, Ilham mengatakan, selama lima tahun terakhir, ISMI berperan sebagai wadah organisasi saudagar muslim yang berperan menghimpun berbagai unsur pengusaha dari berbagai kalangan masyarakat. Selain itu, ISMI baik di tingkat daerah, wilayah, maupun  pusat, berfungsi mendorong dan memotivasi anggotanya untuk meningkatkan kreativitas dalam melaksanakan program kerja. Tujuan yang ingin dicapai ISMI, antara lain bagaimana mewujudkan masyarakat madani dan budaya bisnis yang beretika, sesuai potensi keunggulan produknya di daerah masing-masing. Ilham juga mengemukakan, ISMI fokus pada pengembangan ekonomi sektor mikro, yakni UMKM. Karenanya menghadapi era digital saat ini, perlu adanya penguatan pada pelaku UMKM.

Ketua Umum ISMI Pusat Ilham Habibie melantik pengurus ISMI Provinsi Aceh dan Sumut. (foto: erwin)

“Inilah yang disebut potensi ukhuwah jadi secara bersama-sama memperkuat UKM. Kita buat program khusus UKM. Kita ini di era digital jadi pasti ada dampak ke bisnisnya yang harus mengikuti,” kata putra sulung mantan Presiden BJ Habibie  ini. Menurut Ilham, selama ini ada beberapa  kendala pengembangan UMKM. Misalnya inkonsistensi kualitas produk, masalah permodalan, serta penguasaan teknologi digital.

Saat pembukaan Munas,  Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berharap agar para pengusaha muslim bisa berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi populasi di Indonesia mayoritas adalah Muslim. Karenanya ekonomi berbasis keumatan yang dikembangkan pengusaha muslim ini bisa menjadi upaya membantu pemerintah meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Mudah-mudahan ISMI mampu jadi pilar bangsa, pilar akidah dan tentunya pilar ekonomi bangsa Indonesia,” tutur Uu dalam Munas ISMI yang bertajuk “Menggalang Potensi dan Ikhuwah Saudagar Muslim Dalam Memperkuat UKM di Era Digital” ini.

ISMI terbentuk atas kesepakatan empat organisasi besar, yaitu Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI). Saat ini, ISMI baru memiliki sembilan kepengurusan tingkat provinsi, yaitu di Aceh, Sulsel, Kalsel, DKI, Jatim, Maluku, Jabar, Bali. Ilham menargetkan, dalam kepengurusan ISMI periode 2018- 2023, dapat terbentuk kepengurusan ISMI di 18-20 provinsi.

Ketua panitia Munas Syafrudin Anhar yang juga sekjen ISMI 2013-2018 menjelaskan, setelah berbagai Rapat Pleno Forum Bisnis maupun Rapat Pleno Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban  pengurus periode 2013 – 2018, Munas ISMI ke-2 ini menghasilkan kesepakatan bersama yang disebut sebagai Resolusi Bandung.

Saat munas, juga diadakan penandatanganan kerjasama ISMI dengan Baznas, masing-masing diwakili Ilham Habibie dan Nana Mintarti. Peserta munas juga berhasil menggalang dana kemanusiaan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala sebanyak Rp116 juta dan 1.000 dolar AS.  (erwin/b1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *