Pemda Harus  Perkenalkan Produk KUKM

Pemda Harus  Perkenalkan Produk KUKM

BENGKULU – EKSPLORE (21/11/2018) – Produk koperasi, usaha kecil, dan menengah (KUKM) diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah di sektor perdagangan. Karenanya, kalangan Pemerintah Daerah (Pemda) diminta untuk memperkenalkan produk KUKM dengan berbagai cara.

Kementerian Koperasi dan UKM meminta pemda untuk aktif memperkenalkan produk KUKM dalam berbagai even pameran baik dalam dan luar negeri. “Sebab produk KUKM dinilai sangat potensial untuk meningkatkan transaksi dan aktivitas perdagangan,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) Meliadi Sembiring. Hal itu dilontarkan dalam sambutan penutupan pameran Bengkulu Expo ke-9 dan Pasar Rakyat, memperingati HUT ke-50 Provinsi Bengkulu di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, Selasa (20/11/2018) sore.

“Ini yang harus kita perkenalkan sehingga bisa menjadi transaksi perekonomian dan transaksi aktivitas perdagangan. Kalau sudah besar bisa tambah income bagi KUMKM nantinya,” kata Meliadi mewakili Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga.

Menurut Meliadi, KUKM memiliki arti penting bagi perekonomian nasional. KUKM merupakan mayoritas usaha nasional. dengan presentase 99,9 % dari total pelaku usaha yang ada di Indonesia. Tahun lalu KUKM berkontribusi sebesar 60 % terhadap PDB, dan sebanyak 14,17%  kontribusinya terhadap ekspor non-migas sebesar.

“Kalau KUKM bisa berkembang dengan baik maka akan mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat. Kalau pertumbuhan ekonomi bisa diimbangi dengan KUKM maka saya yakin tingkat kesenjangan bisa dipersempit,” ujar Meliadi.

Namun ia menyadari bahwa KUKM masih menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan modal usaha, akses pasar, dan terbatasnya keterampilan SDM. Padahal di era perdagangan bebas saat ini, lanjut Meliadi, KUKM juga harus bisa bersaing dengan produk asing yang telah dulu membanjiri pasar dalam negeri.

Pada kesempatan itu, Meliadi berharap Bengkulu Expo 2018 ini dapat menjadi sarana bagi KUKM lokal untuk mempromosikan produknya, mendorong pengkatan daya saing, memotivasi KUKM dalam mengeksplorasi potensi yang dimiliki sehingga menghasilkan produk yang bernilai jual tinggi.

“Semoga Bengkulu Expo ini dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang mampu mempertemukan produsen dengan buyer, baik dalam maupun luar negeri, sekaligus sebagai upaya penguatan pasar, pengembangan serta peningkatan mutu produk KUKM dalam negeri,” kata mantan Deputi Pengawasan Kemenkop dan UKM.

Penutupan Bengkulu Expo ke-9 itu juga dihadiri antara lain  Plt Gubernur Bengkulu Nopian Andusti Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring menutup Bengkulu Expo ke – 9 dan Pasar Rakyat 2018 yang diadakan di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu. Selasa (20/11/2018). Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Propinsi Bengkulu Nopian Andusti, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bengkulu Hj. Yuliswani, dan Kepala Dinas Koperasi UKM Propinsi Bengkulu H. Muslih Z.

Nopian mengatakan,  Bengkulu Expo yang diadakan selama lima hari ini memiliki makna strategis. Yaitu, untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas produk unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Di samping itu, pameran ini juga dapat meningkatkan produktivitas berbagai produk UMKM yang mampu bersaing secara kompetitif di pasar global,” tutur Nopian yang juga Sekda Bengkulu itu.

Nopian menambahkan Bengkulu Expo 2018 ini juga merupakan sarana promosi, investasi, dan sebagai sarana pertukaran informasi dan kontak bisnis di sektor perdagangan, perindustrian, perkebunan, pertanian, perikanan, dan perbankan. Dengan interaksi bisnis dikatakan akan mampu menggerakkan roda ekonomi di Bengkulu.

“Melalui even ini kita harapkan dapat meningkatkan semangat pelaku bisnis, kreativitas, dan kualitas produk sehingga produknya mampu bersaing di tingkat nasional, maupun internasional dan menjadi daya tarik pembeli,” kata Nopian . (b2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat