Harga Jatuh, Petani Buang Cabe ke Jalanan

Harga Jatuh, Petani Buang Cabe ke Jalanan

DEMAK – EKSPLORE (13/1/2019) – Puluhan bahkan ratusan petani cabe geram dan marah, sebab harga komoditas pangan tersebut anjlok hingga ke jurang kesengsaraan. Pihak pedagang atau tengkulak hanya menghargai Rp 6-7 ribu per kilogram.

“Itu sih hanya cukup buat beli pupuk dan bibit saja, lalu anak dan istri disuruh makan apa,” kata Ridwan, salah seorang petani salah satu desa di Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Untuk melampiaskan kekesalannya, para petani pun menggelar unjuk rasa di jalanan. Berkarung-karung cabe disebar di jalanan, dibiarkan dilindas kendaraan yang lewat. Beberapa personel polisi tampak berjaga-jaga.

Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Firman Soebagyo mengingatkan pemerintah ini saatnya menolong petani. Di saat paceklik, harga cabe bisa mencapai 10 kali lipat atau sekitar Rp70.000/kg. “Namun, para petani tak pernah menikmati harga tinggi tersebut,” kata Fitman, mantan Wakil Ketua Komisi VI DPR ini. (ba2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat