Hadiri Acara di Priok, Jokowi Disambut Demo Tolak Hutchison

JAKARTA – eksplore.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diingatkan para pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT) bahwa kontrak Hutchison di JICT akan berakhir 27 Maret 2019. Presiden diminta untuk membatalkan perpanjangan kontrak yang dibuat PT Pelabuhan Indonedia (Pelindo) II persero dengan Hutchison Group untuk mengelola JICT.

Peringatan Serikat Pekerja (SP) JICT dituangkan dalam sebuah spanduk dan kaos. Namun ketatnya penjagaan, para pekerja itu tak bisa mendekati jalur yang dilewati Presiden, apalagi lokasi acara yang dihadiri yaitu Sosialissai Keselamatan Bagi Pengemudi Truk di Jakarta International Container Terminal (JICT), Jakarta Utara, Minggu (17/3/2019).

Spanduk yang dibuat SP JUCT berbunyi “Pak Presiden, Jangan Jual JICT Ke Investor Asing (Hutchison)”. Sedangkan kaos yang dibuat berwarna putih, isinya berbunyi “27 Maret 2019 Hutchison di JITC Berakhir. Goodbye Hutchison)”. Beberapa perempuan terlihat mengenakan kaos itu hingga di dekat panggung acara.

Dari hasil audit BPK RI, kontrak dan perpanjangan kontrak Hutchison merugikan keuangan negara hingga triliunan rupiah. Juga melanggar aturan perundangan.

Saat berbicara dalam acara itu, Jokowi memuji pengemudi sebagai profesi yang mulia. “Pertama bahwa pengemudi itu profesi yang sangat mulia. Bapak saya almarhum itu sopir truk dan sopir bus. Kenapa saya katakan pengemudi profesi mulia, karena dari situlah saya bisa sekolah,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, profesi pengemudi truk sangat vital. Di antaranya mendistribusikan sembako dan logistik. (ba1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *