PIBI dan Progdi Akuntansi Ikopin Kembangkan Akuntansi Koperasi

SUMEDANG – eksplore.co.id – Setelah sukses dengan berbagai program pelatihan mengenai tata kelola manajemen koperasi, kini Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Ikopin (PIBI Ikopin) menggandeng Program Studi (Progdi) Akuntansi Ikopin. Mereka berkolaborasi mengadakan pelatihan, pendampingan, konsultasi akuntansi koperasi pada Senin, 18 Maret 2019 di Gedung PIBI Ikopin, Sumedang.

“Sinergitas ini merupakan salah satu upaya PIBI Ikopin untuk meningkatkan kompetensi para pengurus koperasi,” kata Direktur PIBI Ikopin Indra Fahmi. Mereka, para pengurus koperasi, perlu ditingkatkan  kemampuan dan pemahamannya mengenai akuntansi yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan khususnya bagi koperasi.

“Karena  perkembangan pemikiran akuntansi bukan lagi masalah debet kiri –kredit kanan, tetapi sudah masuk ke dalam kehidupan masyarakat,” kata Indra kepada eksplore.co.id. Menurut dia, perkembangan teknologi yang luar biasa juga berdampak pada perubahan ilmu akuntansi modern

Sementara itu, Direktur Program Studi Akuntansi Ikopin Eka Setiajatnika mengungkapkan, sebelumnya Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada 8 April 2011 telah mencabut Standar Akuntansi Keuangan (PPSAK 27) tentang akuntansi perkoperasian. Akibatnya,  banyak koperasi yang kebingungan dalam membuat laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi.

“Akibatnya pengurus koperasi hanya membuat laporan keuangan seadanya saja,” tutur Eka. Menurutnya, hal ini tentunya dapat merugikan koperasi itu sendiri. Atas dasar tersebut Progdi Akuntansi  membentuk sebuah lembaga dengan nama Pusat Pengembangan Akuntansi  Institut Koperasi Indonesia (PPAK Ikopin).

Direktur PPAK Heri Nugroho menjelaskan, tujuan besar dari pembentukan PPAK Ikopin adalah untuk memperkuat kompetensi di bidang penyelenggaraan jasa pelatihan, pendampingan, dan konsultasi di bidang akuntansi koperasi. “Bahkan kami memiliki tenaga auditor yang memiliki sertifikasi CPA serta kerjasama dengan kantor akuntan publik untuk melayani jasa audit bagi koperasi yang membutuhkan,” kata Heri. 

Saat ini PPAK Ikopin memiliki tiga divisi, yaitu Divisi pelatihan reguler dan sertifikasi akuntansi koperasi, Divisi in-house Training, workshop dan seminar, serta Divisi Konsultasi dan Kajian.

Fahmi menambahkan,  PIBI Ikopin sendiri akan terus  konsisten dalam pengembangan koperasi di Indonesia. Tidak hanya dalam tata kelola organiasasinya tetapi juga dalam pengelolaan laporan keuangan. “Sehingga PIBI Ikopin menjadi satu-satunya lembaga yang sangat peduli dan konsisten dalam mengawal setiap perkembangan perkoperasian di Indonesia,” ujar Indra mengakhiri penjelasannya. (ba1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *