JAKARTA (Eksplore.co.id) – Problem sosial kemasyarakatan di Jakarta masih menumpuk. Sebagai bagian dari masyarakat, Aliansi Profesional Indonesia Bangkit (APIB) menyatakan tidak hanya mengkritisi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saja.

“Tapi kami siap berkontribusi ikut menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di Jakarta maupun Pemprov DKI,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APIB DKI Jakarta Erick Sitompul. Tekad itu dilontarkan Erick saat pelantikan Pengurus DPD APIB DKI Jakarta masa bakti 2020-2025, Sabtu (15/2/2020) di Jakarta.

Erick menyatakan pula, APIB DKI akan berikhtiar memberikan kontribusinya baik pemikiran maupun pengalamannya untuk ikut memecahkan permasalahan di Ibukota. Masalah yang kini tengah dihadapi masyarakat dan Pemprov DKI antara lain persoalan banjir, pengelolaan sampah,  kemacetan lalu lintas, peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan ekonomi, pengangguran, masalah penegakan hukum dan keadilan.

“Itu menjadi concern APIB DKI ke depan. Sebab APIB DKI merupakan tempat berhimpunnya para profesional yang bergerak di berbagai bidang. Kami ikut bertanggung jawab dan berbuat yang terbaik bagi Nusa dan Bangsa,” kata Erick yang juga Direktur Eksekutif BUMN Care.

Saat melantik kepengurusan DPD APIB DKI, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APIB Memet Hakim berharap, APIB DKI dapat mendukung dan mewujudkan kebijakan Pemprov DKI Jakarta dalam melaksanakan konstitusi UUD 1945.

Memet juga meminta agar APIB DKI dapat memberikan bantuan masukan konstruktif secara langsung maupun tidak langsung kepada Pemprov DKI untuk memecahkan permasalahan di Jakarta sebagai ibukota. “Juga agar kesejahteraan dan keadilan dapat dirasakan oleh warga Jakarta,” kata Memet.

Dia berpesan agar APIB DKI turut membina dan memelihara kerukunan antar masyarakat, serta mencegah persaingan tidak sehat antar warga DKI. “Persatuan nasional juga menjadi bagian yang ikut menjadi tanggung jawab seluruh pengurus APIB DKI,”  tegasnya.

Erick pun mengakui adanya keberhasilan Pemprov DKI yang harus diapresiasi. Misalnya, penataan jalan-jalan protokol, peningkatan jumlah moda transpotasi, dan kecepatan penanggulangan dampak banjir.
Sebaliknya, yang harus dikritisi adalah kecepatan pemilikan  jumlah mobil dan motor warga DKI yang tak terkendali sebagai sumber  soal kemacetan itu. Sistem pengelolaan sampah juga masih butuh penyempurnaan.

Kepengurusan DPD APIB DKI Jakarta yang baru sebanyak 27 orang. Tercatat sebagai Penasihat Dr. Parhan SH MH dan Ir. Adji Rukmantara. Sedangkan Dr. Chazali Situmorang,  Drs. Dadan Risyad Nurdin, dan Ir. Kemal Heryanto Dipl HE duduk sebagai pembina.

Ketua DPD APIB DKI Jakarta Erick Sitompul didampingi Wakil Ketua Dr. Doddy Haryadi MBA, Ir. Uli Rulianty, Drs H. Nurrakhim, Kol (purn)  Didi Rohendi dan Drs. H Amru Mahhali. Posisi Sekretaris  Ir. Argo Dewanto dan Wakil Sekretaris Dra. Uki Rulianty Psy. Bendahara dan Wakil Bendahara Dr. H.Ricky Agusiadi dan Dra Rina Wardana Ak.

Selebihnya, kepengurusan dilengkapi 15 divisi, di antaranya; Perencanaan Pembangunan Daerah; Pengelolaan Sumber Daya Air: Transportasi dan Pekerjaan Umum;  Kesehatan dan Lingkungan:  Koperasi, UMKM, dan BUMD; serta Media dan Komunikasi. (ban)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini