“Bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura II beroperasi dengan lebih sederhana dibandingkan kondisi normal, karena menyesuaikan dengan traffic penumpang dan penerbangan," kata Agus Wialdi, Director of Engineering PT AP II pada Senin (4/5/2020).

JAKARTA (Eksplore.co.id)-Angkasa Pura (AP) II menghentikan sementara Skytrain di Bandar Udara (Bandara) Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. Langkah ini diharapkan bisa menghemat biaya operasional bandara.

“Bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura II beroperasi dengan lebih sederhana dibandingkan kondisi normal, karena menyesuaikan dengan traffic penumpang dan penerbangan,” kata Agus Wialdi, Director of Engineering PT AP II pada Senin (4/5/2020).

Penghentian sementara operasional Skytrain disubstitusi dengan optimalisasi shuttle bus sebagai transportasi publik antar terminal. Transit Oriented Development (TOD) di Soetta juga ditutup untuk alasan yang sama dan mendukung physical distancing (menjaga kerumunan).

“Kami melakukan penghematan penggunaan listrik di seluruh bandara hingga sekitar 46%,” ujarnya.Penggunaan fasilitas nonprioritas juga dikurangi untuk menghemat listrik seperti penyejuk udara, tapi ini dilakukan dengan tetap menjaga aspek keamanan, keselamatan, kesehatan dan pelayanan.

Kebijakan penghematan ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor  25 Tahun 2020.

Apalagi, semua penerbangan komersial yang mengangkut penumpang di rute domestik dilarang beroperasi di wilayah yang telah menerapkan PSBB dan wilayah berstatus zona merah.

AP II juga melakukan penghematan di bandara-bandara yang semula direncanakan Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara (KSP BMN).

Bandara-bandara itu adalah Radin Inten II (Lampung), HAS Hanandjoeddin (Belitung), Fatmawati Soekarno (Bengkulu) dan Tjilik Riwut (Palangkaraya).

“Melalui berbagai penghematan biay.a maka seluruh bandara Angkasa Pura II tetap dapat beroperasi optimal dan selalu siaga melayani berbagai penerbangan yang masih diizinkan sesuai Permenhub No. 25/2020, termasuk penerbangan dalam rangka mengatasi COVID-19,” jelasnya. (mam)

 

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini