“Evaluasi harus dilakukan dari minggu ke minggu apabila mau membuka kembali gerak perekonomian,” kata Ketua Umum (Ketum) Kadin Indonesia, Rosan Roeslani, pada Senin (25/5/2020)

JAKARTA (Eksplore.co.id) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia beranggapan pemerintah tidak bisa membuka kembali semua kegiatan ekonomi pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona).

Itu hanya dapat dilakukan secara bertahap sektor per sektor. “Evaluasi harus dilakukan dari minggu ke minggu apabila mau membuka kembali gerak perekonomian,” kata Ketua Umum (Ketum) Kadin Indonesia, Rosan Roeslani pada Senin (25/5/2020)

Pendapat ini dilontarkan menanggapi penerbitan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang panduan bekerja pada masa norma baru.

Rosan sepakat perekonomian nasional harus segera berjalan, tapi kondisi sekatang dinilai belum tepat melakukannya. Walaupun itu dilakukan dengan menetapkan protokol kesehatan.

“Di negara lain sudah banyak yang buka lagi dengan catatan kasus Covid-19 sudah melandai,” tegasnya.

Sekedar informasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Ketentuan ini mengatur jarak antarkaryawan di dalam kantor sebagian salah satu bagian memfasilitasi tempat kerja yang aman dan sehat. (mam)

 

 

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini