“Rencana pembukaan lahan sawah baru dilatarbelakangi atas ketidakpahaman terhadap ekosistem gambut. Jika pembukaan lahan baru terus digencarkan, maka yang didapatkan adalah peningkatan bencana ekologis,” kata Koordinator Walhi Edo Rakhman pada Rabu (29/4/2020).

JAKARTA (Eksplore.co.id)-Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menilai rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka lahan persawahan baru saat pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona) sebagai dalih untuk mengeksploitasi lingkungan.

Rencana ini serupa dengan kebijakan Pemerintah Orde Baru (Orba) dengan proyek ‘Lahan Gambut Sejuta Hektar’ dengan hasil yang tak signifikan.

“Rencana pembukaan lahan tersebut dilatarbelakangi atas ketidakpahaman terhadap ekosistem gambut. Jika pembukaan lahan baru terus digencarkan, maka yang didapatkan adalah peningkatan bencana ekologis,” kata Koordinator Walhi Edo Rakhman pada Rabu (29/4/2020).

Untuk mengatasi ancaman krisis pangan dapat dilakukan Presiden Jokowi dengan memberikan hak atas tanah kepada petani. Sejauh ini agenda reforma agraria melalui program perhutanan sosial dan Tanah Objek Reformasi Agraria (TORA) tak berbanding dengan capaian di lapangan.

Hal serupa terjadi pada program cetak sawah yang dikerjalan oleh Tentara Nasinal Indonesia (TNI) bersama Kementerian Pertanian (Kementan). Pada saat yang sama petani kesulitan lahan, dan tidak jarang berhadapan dengan konflik agrarian.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan Presiden Jokowi memerintahkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka lahan persawahan baru untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan akibat pandemi Covid-19.

Pembukaan ini akan dilakukan pada lahan basah dan lahan gambut di Kalimantan Tengah seluas 900.000 lebih hektar (ha). Lahan lainnya telah tersedia 300,000 dan lahan milik BUMN sekitar 200.000 ha “Saat ini sudah dibuat perencanaan agar lahan tersebut bisa ditanami padi,” ucapnya. (mam)

 

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini