KLATEN (Eksplore.co.id) – Menggagas Ide kreatif selalu saja dimiliki orang- orang yang berfikir positif, penuh dedikasi dan memberi manfaat bagi lingkungannya. Kalimat itu pas disematkan sosok Gunadi, Direktur BUMdes Ngerangan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.

Banyak ide kreatif yang ia torehkan dan mampu menyulap seluruh potensi yang ada seperti menginspirasi ibu- ibu PKK agar menyulap tempe benguk menjadi sesuatu yang berharga dan kreatif. Ia mengaku bersama Suwarno dan Pak Kades serta seluruh aparatur desa serta ibu – ibu menggerakkan kreativitas ini.

“Alhamdulilah, tempe benguk saat ini kita buat menjadi sesuatu yang kreatif seperti krupuk benguk, kripik benguk dan kacang benguk. Saya salut sama ibu- ibu yang kreatif,” kata  Gunadi, di Klaten, Selasa (22/10/2019).

Gunadi mengaku,  kreativitas pemberdayaan perekonomian itu dengan mengajak kerjasama ibu- ibu PKK khususnya dukuh yang membuat tempe benguk.

Gunadi berjanji akan mendorong pergerakan perekonomian dengan berbagai usaha kreatif dan tentunya yang laku di pasaran. “Insya Allah tidak hanya benguk saja tetapi juga yang lainnya, semangat BUMdes adalah menggerakkan dan mendorong perekonomian desa agar lebih baik dan maju,” ujar Gunadi, yang didampingi Ketua PKK Dewi Sri Pendem RT 30 RW 13 Umi Sa’adah.

“The Benguk” , demikian nama produk PKK Dewi Sri.  Meski produksinya baru seumur jagung, namun permintaan kuliner tempe benguk sudah merambah ke kota- kota lain seperti Yogua, Semarang, Surabaya,  juga Jakarta. Bahkan The Benguk ini menembus ke pasar International Korea Selatan. Pemasaran The Benguk ini dengan memanfaatkan sosial media, instagram dan twiteer serta bekerjasama dengan teman- teman media. “Produknya kita kemas dengan bagus dan terus kita evaluasi pengemasannya agar pas di pasaran,” imbuhnya.

Umi Sa’ adah menambahkan, penciptaan ide kreatif ini juga mendapat dorongan dari BUMdes dan Kades. “Jadi ibu- ibu makin semangat mas dalam berkarya, Insya Allah tetesan keringat ibu- ibu akan membawa hikmah yang baik,” ujarnya.

Secara terpisah, Kades Ngerangan Sumarno mengapresiasi kreativitas BUMdes dan ibu- ibu PKK yang sama-sama ingin mengembangkan Desa Ngerangan lebih maju, mandiri. Dia bersyukur aktivitad di Ngerangan telah menginspirasi desa-desa lain di Klaten dan sekitarnya. 

“Saya berterimakasih dan mensupport kinerja inovator- inovator BUMdes Desa Ngerangan dalam memanfaatkan dan menciptakan peluang kerja dan usaha bagi warga desa Ngerangan,” tuturnya. Kades ini juga senang karena Sri Mulyani, istri Bupati Klaten juga memberikan dukungannya,” katanya.

Dia optimistis beberapa bulan ke depan Ngerangan  akan banyak bermunculan usaha yang dapat menopang dan mengangkat desa. Makanya, Desa Ngerangan tak pernah kehabisan ide kreatif dalam menenukan berbagai potensi,” tandasnya. (bs1)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini