SUKOHARJO (Eksplore.co.id) – Sukoharjo saat ini mengalami kondisi darurat air akibat kemarau panjang. Untuk mengurangi beban masyarakat, Badan Pertanahan Kabupaten Sukoharjo mengirimkan bantuan lima tanki untuk desa- desa yang kekurangan air bersih.

Bambang Hernawan, Kabag Perencanaan Badan Pertanahan Kabupaten Sukoharjo mengatakan, kegiatan ini murni merupakan bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan. “Kegiatan ini tidak ada kaitannya dengan apapun, selain murni ingin berbagi,” ujarnya, Selasa (22/10/2019)

Bambang menjelaskan, kelima tanki air itu dibagi untuk Desa Tegalsari 3 tanki dan Desa Watubonang 2 tanki. Semua ada di Kecamatan Weru Sukoharjo. Diakuinya, bantuan itu tidak bisa memenuhi semua karena keterbatasan.

Secara terpisah, Nugroho, Kades Tegalsari mengatakan berterimakssih atas segala bantuan untuk warganya. Bantuan ini juga karena Pemdes selalu aktif memberikan informasi kepada pihak- pihak terkait tentang kondisi warganya. “Bagi yang belum mendapat bantuan mungkin Pemdes tidak terbuka kepada pihak- pihak terkait. Kondisi kekeringan seperti ini Pemdes harusnya aktif memantau perkembangan warganya yang membutuhkan,” ujarnya.

Sekadar catatan, Desa Tegalsari sudah beberapa kali mendapat bantuan air bersih. Hal ini diakui Nugroho, didampingi bayan Purnomo. Nugroho mengatakan bantuan ini juga karena kepekaan Pemdes melihat kondisi warganya untuk secepatnya dicarikan solusi. Pihaknya terus memantau perkembangan kekeringan ini. (bs2)

Bambang Hermawan, Badan Pertanahan Kabupaten Sukoharjo ( Kiri)  bersama  Nugroho Kades Tegalsari turun ke lapangan terkait bantuan air bersih untuk warga. ( Foto :Taufiq Zuliawan )

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here