BANYAK sekali promo obat penyembuh diabet di medsos. Aku gak tertarik karena mahal.

Lo, yg murah dan gampang dicari ada kok — yaitu daun kersem (talok, ceri), ngapain beli? Tinggal ambil 7 lembar, godog dengan dua gelas air. Jadikan satu gelas. Minum pagi n sore. Sembuh.

Kadar gula saya pernah 360. Minum rebusan daun ceri sebulan langsung normal.

Minggu lalu teman SMA saya, Bambang, datang ke rumah menceritakan istrinya yang ngaplang-ngaplang di kasur gak bisa jalan dan banyak luka basah. Ia kena diabet parah. Saya sarankan minum godogan daun kersem.

Kemaren Bambang cerita luka basah di tubuh istrinya sudah kering. Ia sudah bisa berdiri. Mudah-mudahan segera bisa berjalan.

Temans, pohon kersem ada di mana-mana karena gampang tumbuh. Tapi saya sarankan cari pohon kersem di pekarangan, bila perlu di hutan, yang jauh dari jalan raya. Daunnya lebih bersih dan kandungan nutrisinya lebih optimum. Tapi kalo sulit, daun kersem yg tumbuh di depan rumah pun oke. Yang penting bersih, gak kena parfum buatan Prancis.

Lebih bagus lagi selain minum godogan daun talok, makan pete. Yg terakhir, itu pengalaman saya aja. Kalo habis lalapan pete, frekwensi pipisnya jarang sekali. Itu tanda gula darah normal. Mulut bau? Kumur dgn air kopi.

Diabet adalah pintu gerbang masuk hampir semua penyakit degeneratif seperti stroke, alzhemir, gagal ginjal, lever, dan lain-lain. Makanya kalo kena diabet segera kendalikan. Sembuh total memang sulit, tapi ia dapat kita kendalikan dengan minum daun rebusan talok, lalapan pete, sayur buncis, minum kunyit jahe, air putih (no gula atau teh hijau) dan banyak makan sayur, terutama buncis dan kacang panjang.

Jangan lupa, sediakan waktu minimal 30 menit perhari utk olah raga. Yang up 50, cukup olah raga jalan kaki. Kalo masih bisa olah raga arab dengan pasangan sah, lakukan minimal seminggu sekali. Itu bagus untuk kesehatan, termasuk berkontribusi mengurangi gula darah.

Oh ya, menu nasi kalau bisa diganti jagung atau sagu. Ada kok nasi jagung dan nasi sagu di toko online . Nasi itu IG-nya tinggi. Gak bagus untuk penderita diabet.

Sekian dulu, semoga bermanfaat dan sehat.

*kolumnis

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini