“PSBB Kota Depok otomatis diperpanjang tiga hari. Hal itu karena ketentuan PSBB Provinsi Jawa Barat baru akan usai pada 29 Mei 2020,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana pada Senin (25/5/2020).

JAKARTA (Eksplore.co.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok belum mengajukan perpanjangan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap III. Padahal, masa ini akan berakhir pada Selasa (26/5/2020).

Apalagi, kasus Corona Virus Disease 2019/Covid-19 masih melaju kencang sampai Minggu (24/5/2020). Pemberlakukan PSBB bertujuan memutus rantai penyebaran virus tersebut.

“PSBB Kota Depok otomatis diperpanjang tiga hari. Hal itu karena ketentuan PSBB Provinsi Jawa Barat baru akan usai pada 29 Mei 2020,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana pada Senin (25/5/2020).

Dengan begitu, keputusan untuk mengajukan perpanjangan PSBB Kota Depok akan menunggu perkembangan terbaru pada beberapa hari ke depan. Perkembangan yang dimaksud bukan sekadar kasus Covid-19 di Depok tetapi juga perkembangan kebijakan di tingkat wilayah Jabodetabek, provinsi, hingga pusat.

Sekedar informasi, sebanyak 501 kasus positif Covid-19 di Depok sampai Minggu (24/5/2020). Dari angka ini sebanyak 118 pasien sembuh dan 92 rang meninggal dunia.

Angka kematian itu gabungan dari 24 kematian pasien positif Covid-19 dan 68 kematian pasien dalam pengawasan (PDP). Angka ini dihitung sesuai aturan World Health Organization/WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) sebagai kematian berkaitan dengan Covid-19.

Jumlah orang tanpa gejala (OTG) masih tinggi yakni 908 orang dalam pemantauan (ODP) 1.544, dan pasien dalam pengawasan (PDP) 581 orang. (mam)

 

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini