Dalam rangka Dies Natalis ke- 69 di bulan April 2021, Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) akan mengusung nilai – nilai pelestarian budaya dan mendukung produktifitas masyarakat untuk terus berekspresi dalam membuat produk asli Indonesia.

JAKARTA (Eksplore.co.id) Dalam rangka Dies Natalis ke- 69 di bulan April 2021, Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) akan mengusung nilai – nilai pelestarian budaya dan mendukung produktifitas masyarakat untuk terus berekspresi dalam membuat produk asli Indonesia. Dengan demikian, meskipun ditengah modernisasi budaya Indonesia tak harus tercerabut akarnya. Demikian pernyataan Dekan Fakultas Teknik UNKRIS Dr. Harjono Padmono Putro, ST. M.Kom dalam keterangan tertulisnya kepada media.

Lebih lanjut, Harjono menyampaikan bahwa ekspresi budaya bangsa saat ini sudah banyak di akui dunia. Terkait dengan hal itu, UNKRIS harus mampu memberikan warna terhadap pengayaan pengembangan budaya bangsa. Apalagi nama UNKRIS selama ini diambil dari nama Krisnadwipayana yang diabadikan sebagai nama lembaga perguruan tinggi oleh para pendiri, hal ini karena adanya keinginan bahwa setiap orang yang menjadi keluarga UNKRIS akan mampu menjunjung tinggi nilai – nilai budaya yang tercermin dari karakter Prabu Krisnadwipayana.

“Yaitu cerdas, arif bijaksana, soleh, berwibawa, memiliki kemampuan lebih dari yang lain dalam bidang pengobatan, memprediksi masa depan dan lain sebagainya, itu semua dapat terjadi melalui proses pembelajaran di kampus, ujar Harjono saat didampingi oleh dan Wakil Dekan 3 Nazaruddin Khuluk ST, M.Si, Ketua Lembaga Pengembangan Kreativitas dan Kebangsaan (LPKK) Dr. Susetya Herawati ST, M.Si dan Kepala Bagian Humas dan Pemasaran Enny Setyowati, SH dan Sudiana.

Dalam rangka Dies Natalis UNKRIS, lagi menurut Harjono, perlu untuk menumbuhkan kembali, nilai dan ekspresi budaya pada perayaannya nanti. Untuk itu diperlukan sinergi pemikiran bersama dari Ketua LPKK dan Kebag Humas dan Pemasaran untuk mengemas acara Dies Natalis menjadi suatu semangat kekinian yang mudah dipahami olah khususnya para mahasiswa dan calon calon mahasiswa Unkris .

Bagi Harjono, rasanya tepat jika sebelumnya ada wacana yang menyatakan bahwa UNKRIS adalah “ Kampus Legenda Mendunia”. Hal ini dapat dikemas dengan konsep digitalisasi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh kolega baik dari dalam negeri maupun kolega dari luar negeri.

Sementara Ketua Lembaga Pengembangan Kreativitas dan Kebangsaan (LPKK) Dr. Susetya Herawati ST, M.Si, mendukung konsep Dies Natalis UNKRIS seperti yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik, menurutnya semua gagasan dalam mempersiapkan acara dies natalis, tentu saja akan sangat bagus bagi generasi muda apa bila talenta kreativitasnya mendapatkan apresiasi yang baik. Seperti dari sisi kebangsaan dengan memahami dan mengimplementasikan nilai nilai budaya yang baik tentu akan membentuk diri para generasi muda dalam mencintai negara dan bangsanya.

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini