Lobster

JAKARTA (Eksplore.co.id) – DPR menegaskan, bahwa revisi aturan ekspor lobster belum berlaku. Dengan demikian, izin ekspor benih lobster belum bisa diberikan.

Ketua Komisi IV DPR RI Sudin menyatakan, sampai saat ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo belum menandatangani peraturan itu. Hal ini karena Kementerian Kelautan dan Perikanan masih melakukan kajian dan koordinasi secara rutin bersama dengan Komisi IV DPR RI.

Hanya saja, politisi PDIP itu tidak menutup kemungkinan kebijakan tersebut akan berlaku ke depannya.

“Bila tidak mengganggu siklus dan kebutuhan lobster dalam negeri, pihaknya mendukung pemberlakuan regulasi tersebut,” kata Sudin dalam keterangannya Senin (2/3/2020).

Selain itu, ujar dia, akhir-akhir ini juga ditemukan fenomena penyelundupan bibit lobster ke luar negeri. Hal tersebut menjadi salah satu faktor pertimbangan Komisi IV DPR RI menyikapi egulasi itu.

Sudin mengatakan, Komisi IV DPR RI tidak akan tutup mata terhadap keresahan peternak lobster serta para pelaku usaha lobster. Oleh karenanya ke depan akan berupaya menambah anggaran untuk pengembangan budidaya lobster di Indonesia.

Selain itu, Komisi IV DPR RI berencana mendatangkan para ahli dari luar negeri, seperti dari Thailand atau Vietnam. Selain itu mendukung pengadaan sarana dan prasarana pengembangan budi daya lobster.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan, revisi terhadap berbagai regulasi sektor kelautan dan perikanan pada saat ini sudah masuk dalam tahap finalisasi dan akan diserahkan kepada Kepala Negara untuk mendapat persetujuan.

“Mengenai penyederhanaan regulasi, kali ini kami sedang finalisasi,” kata Edhy Prabowo dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (25/2).

Menurut Edhy, selain akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo, hasil revisi aturan tersebut juga bakal diserahkan secara tertulis kepada Komisi IV DPR RI. (ps)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini