SERANG (Eksplore.co.id) – Kini banyak sekali tawaran berinvestasi dalam bentuk properti yaitu pembelian kavling muslim. Bebas riba. Ini salah satunya, dan tak mau dibilang abal-abal: Istana Mulia Village yang ada di kawasan wisata Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

“Bukti bahwa kami bukan abal-abal, lahannya sudah kami kuasai, dan sudah memiliki fasilitas infrastruktur pendukung,” kata Direktur Istana Mulia Group Iko Musmulyadi.

Dalam penjelasannya, Iko menerangkan, kavling Istana Mulia Village menyatu dengan Taman Wisata Pendidikan dan pusat pendidikan pesantren cyberpreneur.  “Jauh sebelum menawarkan kavling ke publik, Istana Mulia telah 7 tahun berdiri dan memiliki gedung pesantren seluas 5,2 ha senilai Rp 75 miliar. Sedangkan nilai pembelian kavling jauh di bawah nilai aset IM saat ini,” kata Iko, di Serang, Rabu (13/11/2019).

Menurut Iko, model dan konsep IM Village berbeda dengan proyek pengembangan kavling pada umumnya. Dalam proses pematangan lahan, konsepnya bukan meratakan tanah, tapi membangun  dengan mengikuti kontur tanah untuk dijadikan taman wisata dan villa wisata yang ramah lingkungan.

“Alhamdulillah sampai saat ini kavling muslim IM Village masih dipercaya publik sebagai investasi halal, potensial, dan menguntungkan,” ujarnya. Sampai saat berita ini ditulis,  telah terhimpun 400an pembeli dan terus bertambah hingga saat ini.

Iko mengungkapkan, IM Village bervisi sebagai kawasan yang memiliki komitmen tinggi terhadap pengembangan lingkungan sosial yang religi (Islami),  mempertahankan kearifan lokal, dan lingkungan alam yang asri, alami, indah, sejuk, rindang dan nyaman.

“Dalam setiap pengembangan kawasan selalu mengedepankan nilai-nilai syari’ah dan memperhatikan kondisi alam sekitar,  meliputi faktor topografi,  hidrologi,  akses,  hingga demografi.  Inilah kawasan hunian yang pertama kali memperkenalkan konsep hunian berbasis destinasi wisata syariah (taman wisata pendidikan) di Indonesia.

*Kawasan kavling IM lebih dulu sudah ada fasilitas sosialnya yaitu pesantren, SMP, dan SMK. Dan ponpes IM menjadi pesantren pertama yang mendapatkan penghargaan edukasi halal dari pemerintah (BPJPH RI),” kata CEO Istana Mulia Group Ayi Muzayini menambahkan.

Dalam menjalankan visi dan misinya mewujudkan Taman Wisata Pendidikan (TWP), Istana Mulia telah menjalin kerjasama dengan beberapa kementerian, lembaga negara, BUMN, dan pihak swasta lainnya. Bahkan, Istana Mulia sebagai  sekolah dengan basis industri di dalam pesantren dan diakui lebih maju oleh pemerintah dan kalangan pengusaha.

Rencananya, Istana Mulia Village akan mengadakan gathering. Di acara itu, akan diserahkan lahan pertama pada 8 Desember 2019. (ba2)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini