YOGYAKARTA (Eksplore.co.id) – “Ahamdulillah bisa berbagi dalam masa pandemi covid-19 untuk masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan.
Mari yang ingin berbagi dan shodaqoh Kavogama masih  melakukan upaya  berbagi,” demikian seruan via WA yang dibuat Mas Yanto Herlianto.

Masih banyak kesempatan bagi anggota Keluarga Alumni Sekolah Vokasi UGM (Kavogama) untuk berperan aktif membantu mengurangi dampak pandemi covid-19 ini. Ujar Mas Yanto yang juga ketua umum Kavogama.

Mas Yanto menjelaskan, sudah banyak yang diperbuat Kavogama selama pandemi virus yang berasal dari Wuhan itu. Misalnya, membuat sejumlah kran air portabel untuk cuci tangan. Juga membagi-bagikan masker dan alat pelindung diri (APD).

Lalu, mengadakan penyemprotan desinfektan di lingkungan kampus Sekolah Vokasi UGM di kawasan Sekip, Catur Tunggal, Sleman, Yogyakarta. Teman-teman alumni ada juga yang mendirikan pasar sembako gratis buat warga masyarakat di kawasan Cangkringan, Sleman, juga di Karanganyar dan Solo.

“Awalnya kita beli sayur-mayur dari petani, lalu kita bagikan secara gratis untyk warga yang membutuhkan,” kata Mas Yanto, diamini Yulianto Pujiwinarno, alumni Teknik Elektro  angkatan 1982.

“Siapa saja boleh ambil, pemasok awalnya dari kita setelah itu nggelinding karena orang kaya desa tersebut juga ikut menyumbang kebutuhan pokok,” kata Yulianto.

Menurut Mas Yanto yang tinggal di Cirebon, para alumni Sekolah Vokasi UGM juga memberikan kontribusi dalam bentuk dana. Bisa ditransfer melalui rekening Kavogama nomor 1009988991 di BNI. (bs)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini