“Jepang yang penanganan Covidnya terjaga juga undurkan sekolah sampai Januari tahun depan," kata Mantan Menko bidang Perekonomian Rizal Ramli dalam akun Twitter-nya, @RamliRizal, Rabu (27/5/2020).

JAKARTA (Eksplore.co.id) – Sebagian kalangan menyarankan kepada pemetintah supaya kegiatan belajar-mengajar (KBM) tetap dilakukan di rumah sampai awal tahun depan.

Karena, sekolah mulai jenjang sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA) memiliki banyak siswa, sehingga sulit untuk menerapkan physical distancing (menjaga jarak) antarsiswa.

“Jepang yang penanganan Covidnya terjaga juga undurkan sekolah sampai Januari tahun depan,” kata Mantan Menko bidang Perekonomian Rizal Ramli dalam akun Twitter-nya, @RamliRizal, Rabu (27/5/2020).

Penularan Covid-19 di sekolah masih menjadi ancaman bagi para siswa seperti di Korea Selatan (Korsel). Kasus baru penularan ini dari seorang guru kepada muridnya di sekolah seni Young Rembrandst di Gangseo.

Murid yang tertular berusia 6 tahun dari guru yang dinyatakan positif pada Minggu 24 Mei 2020.

Guru ini sempat mengajar 35 murid dan berinteraksi dengan tiga guru lain.

Ke-38 orang itu diminta karantina diri selama 14 hari yang mendorong wali murid membuat petisi untuk meliburkan sekolah sampai akhir tahun.

Pemerintah Indonesia berencana menyelenggarakan KBM di sekolah mulai 15 Juni 2020 dengan sistem shift sesuai jumlah kelas. Kebijakan ini masih dibahas dengan pakar dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

“Kemendikbud sudah siap dengan semua skenario, kami sudah ada berbagai macam,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim belum lama ini. (mam)

 

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini