JAKARTA (Eksplore.co.id) – Kementerian Koperasi dan UKM mengakui banyak kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah menjadi korban virus corona (Covid-19). Untuk itu instansi ini membuka call center yaitu nomor telepon khusus menerima pengaduan dari para UMKM yang terdampak wabah Covid-19.

“Untuk mengetahui dan lebih memahami situasi yang dihadapi para pelaku koperasi dan UMKM, kami telah membuka  hotline_ 1500-587 dan khusus pesan WA: 08111-450-587. Kami pun terus aktif melakukan konfirmasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah serta stakeholders lainnya,” Menteri Kopetasi dan UKMTeten Masduki. Call Center itu dibuka sejak Senin (16/3/2020). Jam operasionalnya 08.00 – 15.00 WIB.

“Hingga hari ini, Call Center mendapatkan beragam laporan dari pelaku UMKM. Ada yang mengeluhkan terjadi penurunan permintaan, ada yang tidak berani membuka usahanya karena takut masyarakat takut berinteraksi langsung, ada yang distribusi barang terganggu dan berbagai keluhan lainnya,” kata Teten Masduki, saat meninjau Call Center, Selasa (17/3/2020).

Teten menegaskan, pemerintah menyadari wabah virus Covid-19 berdampak terhadap ekonomi secara nasional. Karena itu, pemerintah perlu melakukan pendataan untuk mengambil langkah-langkah cepat menjaga kelangsungan usaha pelaku UMKM. Semua data yang masuk melalui Call Center akan dipetakan terlebih dahulu dan kemudian dikoordinasikan dengan pemerintah daerah agar secepatnya dapat diberikan solusi.

“Kami saat ini sedang menyiapkan berbagai program untuk mengantisipasi, serta sekuat tenaga terus mendorong kemajuan Koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia. Selalu waspada dan tetaplah optimis. Jaga kesehatan dan ketenangan. Kita siap bersama,” tutur Menkop. (BS3)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini