(foto humas kemenkeu)

JAKARTA (Eksplore.co.id) – Meskipun indikator recovery pada Juli 2020 masih rapuh, diyakini pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2020 bakal mendekati 0%. Sebelumnya, angka pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2020 pada posisi -5,32%.

“Kalau seandainya kontraksi investasi bisa lebih diturunkan, lebih kecil dalam hal ini mendekati 0 dan konsumsi juga bisa mendekati zona netral yaitu 0, maka kita bisa berharap kuartal ketiga mendekati ke 0%,” kata Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dalam acara Squawk Box CNBC Indonesia, Jumat (28/8/2020).

Menurut Menkeu, kuartal III-2020 bakal menjadi titik balik dari kegiatan ekonomi. Menkeu melihat berbagai kegiatan ekonomi di bulan Juli mulai menunjukkan tren positif. Untuk itu, kata dia, menjaga momentum tren tersebut sangatlah penting dengan berbagai instrumen kebijakan pemerintah pada saat ini.

“Kita melihat pembalikan arah ekonomi menuju positif masih sangat dini dan masih sangat kaku. Walaupun kegiatan mobilitas masyarakat mulai meningkat dibandingkan bulan April dan Mei, namun mobilitas itu tidak langsung diterjemahkan ke dalam konsumsi maupun investasi,” ujar Menkeu, seperti disiarkan laman kemenkeu.go.id.

Menkeu menjelaskan, APBN 2020 banyak dialokasikan untuk mendorong baik sisi demand, yakni konsumsi dan investasi maupun sisi supply untuk meningkatkan daya tahan ekonomi Indonesia. ‘’Semua instrumen telah dikerahkan mulai dari insentif pajak hingga penempatan dana di perbankan,’’ katanya. (bs)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini