JAKARTA – EKSPLORE (17/5/2018) – Memasuki musim kemarau, debit air di Kanal Banjir Barat yang merupakan salah satu sumber air baku bagi Palyja menurun. Dampaknya, menurunlah produksi air bersih sebanyak 200-300 liter per detik selama kurun waktu yang belum dapat ditentukan. Palyja (PT PAM Lyonnaise Jaya) adalah operator mitra PAM Jaya yang menyediakan air bersih berlangganan di kawasan Jakarta bagian barat sungai Ciliwung.

Lydia Astriningworo,
Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head Palyja Lydia Astriningworo menjelaskan, wilayah yang bakal kekurangan pasokan air bersih meliputi; Manggarai Selatan, Manggarai, Menteng Atas, Pasar Manggis, Guntur, Pegangsaan, Cikini, Mangga Besar, Tangki, Tomang, Grogol, Ancol, Pekojan, Roa Malaka, Pinangsia, Pejagalan, Mangga Dua Selatan, Pluit, Palmerah, Kemanggisan, Angke, Kali Anyar, Jembatan Besi.

Wilayah lainnya yang bakal berkurang pasokan air bersihnya juga meliputi; Suka Bumi Utara, Duri Kepa, Tanjung Duren Selatan, Tanjung Duren Utara, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jelambar baru, Wijaya Kusuma, Jelambar, Gelora, Grogol Selatan, Grogol Utara, Pancoran, Bukit Duri, Manggarai Selatan, Kampung Melayu dan sekitarnya.

Untuk mengatasi gangguan air bersih kepada pelanggan, kata Lydia, Palyja akan melakukan pemerataan distribusi air bersih dan berkoordinasi dengan PAM Jaya serta institusi terkait lainnya di Pemprov DKI Jakarta. PAM Jaya berharap Pemprov DKI berkenan untuk mengendalikan Tinggi Muka Air di Kanal Banjir Barat melalui mekanisme buka-tutup pintu air di Karet.

”Palyja juga menyiagakan armada mobil tanki untuk mengantisipasi keadaan darurat, seperti rumah sakit dan rumah ibadah serta memasok air bersih ke beberapa wilayah pelayanan Palyja,” kata Lydia, Sabtu 19/5/2018).

Relokasi Pipa
Gangguan pasokan air bersih juga terjadi di kawasan Cilandak-Cipete. Pasalnya, Palyja sedang punya hajat merelokasi pipa berdiameter 400mm di Jl. Pangeran Antasari. Palyja terus berupaya dan bersinergi dengan pihak terkait untuk dapat menyelesaikan pekerjaain ini sesuai jadwal agar dapat memberikan pelayanan secara normal kembali kepada pelanggan.

Sebagai antisipasi, tutur Lydia, Palyja telah seluruh armada mobil tangkinya untuk menyuplai pelanggan besar utamanya, rumah sakit dan rumah ibadah di sekitar wilayah terdampak. Palyja juga mohon maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan yang terjadi. ”Kami akan memberitahukan perkembangannya secara berkala,” ujarnya. (b1)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini