JAKARTA (Eksplore.co.id) – Tekad menaikkelaskan para pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sudah bulat. Kementerian Koperasi dan UKM melalui Smesco Indonesia menggandeng PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) akan membikin platform berbasis teknologi tinggi (hi tech).

“Ini pertemuan untuk sinergi Kemenkop dan UKM, Telkom dan Smesco Indonesia untuk perencanaan pembinaan UKM dan memajukan UKM Indonesia,” kata Executive Vice President Business Service Telkom Indrawan Ditapradana, usai bertemu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, di kantornya, di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Indrawan menjelaskan, Telkom sebagai BUMN akan mewujudkan kerjasama tersebut, melalui penyediaan IT Service. Pola pembinaan UKM yang modern tidak akan lepas dari peran IT. “Peran Telkom sebagai BUMN yang melayani IT service. Pembinaan UKM modern tidak lepas dari peran IT. Melalui go modern, go digital, dan go online. Kerjasama itu akan memajukan dari sisi 3 go itu. Bareng-bareng mengembangkan platform untuk memajukan Smesco Indonesia,” katanya.

Usai mendampingi Teten saat menerima rombingan dari Telkom tersebut, Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosubrata mengakui, Kemenkop dan UKM memiliki tugas besar untuk mewujudkan UKM naik kelas. “Paling efektif untuk mencapai hal itu adalah melalui sentuhan high technology,” kata Leo.

“Kemenkop,” kata Leo, “punya tugas besar agar UKM naik kelas. Upaya untuk mewujudkannya yang efektif adalah low touch, dengan sentuhan hi tech.”

Leo mengatakan, upaya digitalisasi UMKM sangat penting karena jumlah pelaku usaha mikro yang sangat banyak. Pendekatan masif dengan digitalisasi akan dilakukan. Diyakini, platform baru yang dibuat, akan menjadikan UMKM naik kelas. “Digitalisasi ini sangat penting karena pelaku usaha mikro sangat banyak. Platform baru yang akan dibuat agar usaha kecil naik kelas,” katanya.

Selain itu, menurut Leo, kendala akses pembiayaan yang selama ini dikeluhkan sektor usaha mikro, akibat tidak bankable, akan teratasi dengan adanya validasi penjamin dari digitalisasi.

“Platform yang nanti kita buat agar UKM naik kelas. Selain ini kendala akses bankable akan dibantu dengan validasi digital bahwa mereka bankable. Sehingga kerjasama itu masing-masing jadi penjamin. Jika tidak akan bertahan di situ,” ujarnya.

Ke depan, Smesco Indonesia yang juga Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUMKM akan fokus pada business to business. Saat ini sedang dipersiapkan pembuatan e-catalog sektor UKM. “Platform dengan e_catalog kerjasama dengan banyak pihak. Produk unggulan yang berpotensi naik kelas,” kata Leo mengakhiri penjelasannya. (BS3)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini