“Pasar tradisional akan menjadi salah satu titik yang akan diawasi oleh petugas gabungan TNI-Polri pada saat pemberlakuan kenormalan baru,” kata Kepala Polda (Kapolda) Metro Jaya Nana Sudjana kepada wartawan di Stasiun MRT Bundaran HI Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2020).

JAKARTA (Eksplore.co.id) – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jakarta Raya (Jaya) menyatakan protokol kesehatan belum diterapkan masyarakat yang berada di pasar tradisional selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kejadian ini merupakan pelanggaran seperti pemakaian masker dan physical distancing (menjaga jarak).

“Pasar tradisional akan menjadi salah satu titik yang akan diawasi oleh petugas gabungan TNI-Polri pada saat pemberlakuan kenormalan baru,” kata Kepala Polda (Kapolda) Metro Jaya Nana Sudjana kepada wartawan di Stasiun MRT Bundaran HI Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2020).

Prasarana transportasi publik juga tidak luput dari pengawasan petugas gabungan TNI-Polri pada saat pemberlakuan kenormalan baru antara lain mass rapid transit (MRT) dan kereta rangkaian listrik (KRL).

Polda Metro Jaya akan mengerahkan sekitar 3.972 personel di sejumlah titik mulai dari pasar hingga prasarana transportasi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengerahkan TNI-Polri untuk persiapan tatanan kehidupan normal baru di empat provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Gorontalo, dan 25 kabupaten/kota.

Langkah ini diharapkan membuat masyarakat lebih tertib dan taat dalam mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. (mam)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini