“Kami meminta masyarakat mempunyai paradigma baru guna mengantisipasi pandemi Covid-19 berkepanjangan,” kata Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta pada Minggu (24/5/2020).

JAKARTA (Eksplore.co.id) – Pemerintah Indonesia mengungkapkan situasi yang dihadapi Indonesia masih berat dalam penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona). Kejadian ini membuat sulit untuk kembali ke masa normal sebelum pandemi Covid-19.

“Kami meminta masyarakat mempunyai paradigma baru guna mengantisipasi pandemi Covid-19 berkepanjangan,” kata Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta pada Minggu (24/5/2020).

Walaupun demikian kegiatan bahkan produktivitas yang dilakukan masyarakat tidak boleh menurun yang dibarengi dengan menaati protokol kesehatan. Hal yang dimaksud adalah pola hidup secara bersih dan sehat sepertu rajin mencuci tangan dan menggunakan masker.

Sekedar informasi, sampai Minggu (24/5/2020) pukul 12.00 WIB sebanyak 22.271 kasus positif Covid-19 atau naik 526 kasus positif Covid-19. Dari angka ini sebanyak 5.402 orang sembuh atau bertambah 153 orang sembuh dan 1.372 orang meninggal atau bertambah 21 orang meninggal dunia. (mam)

 

 

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini