Peneliti Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas (Unand), Charles Simabura, menyatakan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tidak dapat dijadikan landasan hukum untuk memundurkan penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 menjadi 9 Desember 2020

JAKARTA (Eksplore.co.id)-Peneliti Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas (Unand), Charles Simabura, menyatakan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tidak dapat dijadikan landasan hukum untuk memundurkan penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 menjadi 9 Desember 2020 dari 23 September 2020 saat kondisi darurat seperti pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona).

Sebab, jika hari pencoblosan digelar 9 Desember 2020, maka penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) harus memulai tahapan prapencoblosan pada Juni 2020. Pada waktu itu belum dapat dipastikan apakah pandemi Covid-19 telah selesai.

“Sejauh ini tidak ada payung hukum yang melegitimasi pemilihan kepala daerah dapat dilakukan di situasi darurat bencana,” katanya dalam sebuah diskusi yang digelar secara daring, Rabu (29/4/2020).

Dengan demikian, apabila pemerintah tetap ingin Pilkada 2020 diselenggarakan pada 9 Deember 2020, maka dia harus menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

Namun, itu tidak disarankan oleh Charles yang mengusulkan Pilkada digelar pada September 2021. Pendapat serupa disuarakan oleh koalisi masyarakat sipil.

Sebelumnya, Komisi II DPR menyetujui usulan pemerintah terhadap penundaan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak 2020 menjadi 9 Desember 2020. Namun, mereka tidak menutup pilihan jadwal Pilkada lainnya, apabila pandemi Covid-19 belum selesai pada Mei 2020.

Komisi II DPR bersama pemerintah akan melaksanakan rapat kerja setelah masa tanggap darurat berakhir untuk membahas kondisi terakhir perkembangan penangan pandemi Covid-19, Hal ini sekaligus memperhatian kesiapan pelaksanaan tahapan lanjutan Pilkada serentak 2020. (mam)

 

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini