"Januari 2020 dan Februari 2020 untuk Pertamax series, sebelumnya di 2019 sudah ada dua kali juga penurunan beberapa produk tersebut," kata Fajriyah Usman, VP (Vice President) Corporate Communication PT Pertamina (Persero) dalam teleconference, Minggu (3//5/2020).

JAKARTA (Eksplore.co.id)-Pertamina mengklaim harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak pernah dirubahnya sejak 2016, padahal minyak dunia mencapai harga tinggi. Walaupun demikian, harga produk nonsubsidi telah diturunkannya seperti Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo.

“Januari 2020 dan Februari 2020 untuk Pertamax series, sebelumnya di 2019 sudah ada dua kali juga penurunan beberapa produk tersebut,” kata Fajriyah Usman, VP (Vice President) Corporate Communication PT Pertamina (Persero) dalam teleconference, Minggu (3//5/2020).

Menyoal penurunan harga minyak di dunia belum berdampak bagi Indonesia dijawab Fajriyah terus dipantau oleh Pertamina. Bahkan, harga BBM yang ditawarkan kepada konsumen sedang dievaluasinya.

“Kami sedang menyoroti perkembangan minyak kaitannya kondisi global, karena berbagai negara mengalami kondisi berbeda karena dampak Korona seperti China sedang mengalami perbaikan ekonomi yang diperkirakan akan mempengaruhi harga minyak,” tukasnya.

Pertamina juga sedang memantau rencana produsen minyak yang tergabung dalam OPEC dan non0OPEC memangkas produksi sekitat 9,7 juta barel per hari mulai Mei 2020 sampai Juni 2020 untuk mendorong harga minyak. Langkah ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM). (mam)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini