Pindad akan memproduksi ventilator untuk membantu penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona).

JAKARTA (Eksplore.co.id) – Pindad akan memproduksi ventilator untuk membantu penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona).

Ventilator yang diproduksi berjenis non-invasif dengan teknik ventilasi mekanis tanpa menggunakan pipa trakea atau endotracheal tube pada jalan napas.

“Direktur Utama Pindad melaporkan ventilator non-invasif sudah mendapat approval dari Kementerian Kesehatan,” kata Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada Sabtu (23/5/2020).

Pindad akan melakukan uji klinis ventilator non-invasif yang syaratnya harus dilakukan pada 10 rumah sakit (RS). Namun angka ini ditambah oleh Kasad menjadi 10 RS lebih dari 68 RS TNI AD di seluruh Indonesia.

Andika meneruskan ventilator non-invasif yang diberikan ke beberapa RS untuk uji klinis akan menjadi hak milik RS tersebut. RS yang menerima ventilator harus memberikan feedback mengenai hasil uji klinisnya.

“Nanti dilaporkan ke dokter tugas selaku Kapuskes AD, kemudian dokter tugas yang akan melaporkan ke Dirut Pindad,” ucapnya. (mam)

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here