"Isu administrasi yang jadi perhatian bersama, salah satunya kendala ketika pengadilan tidak meng-upload putusan amar putusan dalam sistem informasi penelusuran perkara," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam forum diskusi di akun Facebook Sahabat ICW, Minggu (26/4/2020).

JAKARTA (Eksplore.co.id)-Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta reformasi administrasi peradilan dilakukan Ketua Mahkamah Agung (MA) terpilih 2020-2025, Muhammad Syarifuddin. Kebijakan ini diharapkan mendorong partisipasi publik atas putusan hasil perkara.

Salahsatu reformasi peradilan yang dimaksud adalah salinan putusan dan amar putusan dapat diunggah di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP). Selama ini putusan pengadilan tidak dapat ditemui dalam SIPP seperti putusan Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

“Isu administrasi yang jadi perhatian bersama, salah satunya kendala ketika pengadilan tidak meng-upload putusan amar putusan dalam sistem informasi penelusuran perkara,” kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam forum diskusi di akun Facebook Sahabat ICW, Minggu (26/4/2020).

Sekedar informasi, Muhammad Syarifuddin terpilih sebagai Ketua MA periode 2020-2025 menggantikan Hatta Ali. Karena, Hatta Ali telah selesai masa jabatannya pada 1 Mei 2020 dan sudah dua kali terpilih serta masuk masa pensiun pada 7 April 2020.

Sebelumnya, Syarifuddin menduduki posisi sebagai Wakil Ketua MA Bidang Yudisial. Dia terpilih melalui dua putaran pemilihan. Pada putaran pertama Syarifuddin berhasil menang dari lima hakim dengan 22 dari 47 suara, jadi ini belum mencapai 50% suara tambah satu.

Dengan demikian Syarifuddin mengikuti pemilihan putaran kedua bersama satu hakim lainnya yang memperoleh suara tertinggi kedua yakni Andi Samsan Nganro. Dalam putaran ini Syarifuddin kembali memenangkan pemilihan dengan 32 suara lantaran Andi hanya meraih 14 suara.

Pada putaran kedua, Syarifuddin berhasil unggul lagi dari Andi dengan 32 suara. Sedangkan Andi mendapatkan 14 suara. Jadi, dia terpilih sebagai Ketua MA Periode 2020-2025. (mam)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini