“Kami sudah upayakan perketat, tapi masih ada saja yang bisa lolos," kata Kepala Dishub Jaksel Budi Setiawan, Rabu (3/6/2020).

JAKARTA (Eksplore.co.id) – Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Selatan (Jaksel) mengakui sebanyak 28 warga Jakarta dapat pulang mudik tanpa membawa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) akibat luput dari pantauannya.

Kejadian ini diklaim terjadi akibat mereka merasa kekurangan tenaga di check point (pos penyekatan).

“Kami sudah upayakan perketat, tapi masih ada saja yang bisa lolos,” kata Kepala Dishub Jaksel Budi Setiawan, Rabu (3/6/2020).

Sebanyak 28 warga pulang mudik ke Jakarta menggunakan jasa travel hanya menunjukkan surat keterangan sehat kepada petugas di check point. Padahal, surat sehat dari rumah sakit dan sebagainya bukan persyaratan yang harus dimiliki ketika memasuki wilayah Jakarta.

“Kalau di dalam Pergub-nya kan kalau dia masuk ke dalam wilayah Jabodetabek harus pakai SIKM,” ucapnya.

Walaupun demikian, Budi juga mengklaim sebanyak 28 warga bisa lolos pulang mudik ke Jakarta belum pasti terjadi di check point wilayanya. Dia akan memeriksanya.

“Saya akan terus meningkatkan pengawasan anggota di lapangan,” tukasnya.

Sebelumnya, sebanyak 28 warga Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan kembali ke Jakarta dari kampung halaman di Pemalang, Brebes dan Tegal.  Sekarang mereka menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.(mam)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini