JAKARTA – EKSPLORE (18/5/2018) – Edison Manurung, SH, MM, mantan Ketua DPP KNPI mengatakan, pentingnya sosialisasi Pemilihan Umum 2019 sesering mungkin oleh Komisi PemIlihan Umum (KPU). “Pasalnya, masyarakat di tingkat bawah banyak yang kurang mengetahui teknis gelaran hajat demokrasi lima tahunan tersebut,” ucap calon Legislatif 2019 dari Partai Hanura Daerah Pemilihan Sumatera 2 pada pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (Pemilu Legislatif) 2019 ini.

Karena, lanjutnya, pada pemilihan umum (Pemilu) 2019 pemilihan calon legsilatif akan bersamaan dengan pemilihan presiden (pilpres) yang tentunya harus sering disosialisasikan agar masyarakat tidak  merasa bingung. “Saya mengharapkan kepada KPU pusat maupun di daerah agar secepatnya melakukan sosialisasi,” tutur pensiunan pejabat Kemenkeu ini yang pernah dua kali mewakili Pemuda Indonesia ke PBB AS di New York.

Menurut Edison, KPU harus menjelaskan bagaimana tatacara pencoblosan dengan adanya penggabungan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif ini kepada panitia di tingkat desa, di tingkat kecamatan hingga provinsi. Sehingga mereka dapat melakukan sosialisasi ke seluruh masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS). “Jangan sampai kurang dari 80% masyarakat yang datang ke TPS,” terangnya.

“Masyarakat harus diberi pemahaman bahwa pada saat hari H nanti, masyarakat memilih presiden juga memilih caleg DPR RI, DPRD I, DPRD II dan DPD. Jangan sampai masyarakat bingung. Jangan sampai masyarakat datang ke TPS hanya memilih presiden saja,” papar Edison yang juga aktif sebagai Wakil Ketua Umum PB Karate-Do TAKO Indonesia dan Ketua Bidang Daerah PB FORKI. (ai1/b6)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini