Sebuah video memperlihatkan pasangan suami-istri Ferry Angga Asmoro dan Patrisia Kurniawati membagikan 20 paket ‘nasi bungkus bahagia’ di Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) pada malam hari yang viral di media sosial (medsos).

PASURUAN (Eksplore.co.id) – Pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona) tidak hanya berdampak bagi warga miskin. Namun, itu juga kepada warga yang mendadak miskin (rentan miskin) akibat kehilangan pendapatan lantaran terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dari kejadian tidak hanya negara yang dituntut mengulurkan tangannya untuk memberikan sedikit bantuan, tetapi masyarakat yang masih diberikan sedikit rejeki diharapkan melakukannya.

Namun, tidak semua orang tergerak melakukannya, bahkan beberapa anak muda yang diharapkan sebagai generasi penerus membawa negeri ini malahan memanfaatkan aksi pemberian bantuan kepentingan pribadinya.

Apalagi, itu dilakukan hanya berpura-pura dengan isi bantuan yang menipu. Hal ini membuat semua orang mengelus dada, sehingga sebagian orang tergerak untuk menghilangkan gambaran tadi.

Sebuah video memperlihatkan pasangan suami-istri Ferry Angga Asmoro dan Patrisia Kurniawati membagikan 20 paket ‘nasi bungkus bahagia’ di Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) pada malam hari yang viral di media sosial (medsos).

Paket itu berisi nasi, lauk-pauk, dan uang sebesar Rp1 juta yang dilapisi dengan plastik supaya tidak menempel secara langsung dengan nasi dan lauk.

Mereka berkeliling membagikan nasi bungkus bahagia kepada ibu-ibu yang tidur di pinggir toko, dan pedagang keliling, dan petugas kebersihan. Selain itu diberikan kepada mereka yang masih mencari nafkah pada tengah malam hingga waktu sahur.

Patrisia membagikan nasi bahagia akibat geram melihat aksi beberapa orang yang membuat video prank (candaan) seolah-olah memberikan sembilan bahan pokok (sembako) di YouTube.

“Saya miris ketika tahu itu hanya prank untuk kepentingan konten,” katanya pada Sabtu (16/5/2020).

Pemberian nasi bungkus baagia dilakukan Patrisia tidak divideokan untuk kepentingan suatu konten tertentu. Dia tulus dan ikhlas ingin membantu masyarakat terdampak pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona).

“Kami ingin menunjukkan bahwa kalau niat berbagi, bukan hanya membohongi seperti itu,” tuturnya.

Patrisia bersyukur bisa membantu masyarakat terimbas pandemi Covid-19. Pemberian itu telah diajarkan orangtuanya sejak kecil dan menikah dengan lelaki yang gemar bersedekah.

“Saya merasa ingin mengulang kegiatan tersebut, tapi dengan kemasan berbeda. Saya merasa senang melihat ekspresi mereka yang mendapatkan bantuan,” tandasnya. (mam)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini