Unkris Ingin Wujudkan Kampus Kompeten dan Unggul di Era Pandemi.

Jakarta. (Eksplore.co.id) – Untuk mewujudkan kampus yang berkompeten dan unggul di era pandemi. Rektor Universitas Dr. Ayub Muktiono M.Sip CIQaR dan para dosen yang tergabung dalam organisasi Perkumpulan Dosen Program Hibah Indonesia (PDPHI), menekankan, di era pandemi ini sebagai manusia tak bisa hidup sendiri, maka membangun jaringan dan aktif berkomunikasi baik dengan lingkungan dan mensejahterakannya merupakan upaya peran dan fungsi kampus dalam tanggung jawabnya untuk mewujudkan kampus yang berkompeten dan unggul. Untuk itu Ayub berharap, adanya niat yang baik dengan didasari norma-norma, etika, adat dan budaya.

“Esensi dari semua itu kita juga harus mengembangkan teknologi, mengembangkan sumberdaya manusia, melakukan kerjasama dengan lembaga lainnya juga komunitas,”tutunya dalam acara Webinar Nasional dengan tema Mewujudkan Kampus Berkompeten dan Unggul di Era Pandemi, Sabtu (10/07/2021) kemarin.

Acara webinar nasional tersebut dihadiri para dosen dari Unkris dan para dosen dari lingkungan PDPHI yang hadir ada dari Sulawesi Tenggara, Ambon, Banten dan Jakarta. Acara yang sedianya hanya digelar selama 2,5 jam ini akhirnya menambah waktu hingga 3,5 jam karena antusiasnya para narasumber yang merupakan perwakilandari fakultas-fakultas yang ada di Unkris yang hadir seluruhnya. Mereka adalah Dr. Susetya Herawati ST , M.Si (Dosen Magister Ilmu Administrasi Publik), Ika Widiastuti , SIP, M.AP, CBPA, CPRW, C.Gl (Dosen Fakultas Ilmu Administrasi), Aries Abbas ST, MM, MT, IPM EAR (Dosen Fakultas Teknik), Dr. Sardjana Orba Manulang (Dosen Fakultas Hukum), Dr, Abdullah Fathoni SE, MM (Dosen Fakultas Ekonomi), Dr. Hotman Napitupulu SH, SE , MM (Dosen Fakultas ekonomi) , dan acara tersebut dimoderatori oleh Lydia Darmayanti ST, MT dan didukung panitia lainnya Nurkim ST, MM, MT, Aditya Permata, ST dan Adam Hisbullah Sulaiman.

Sementara Ketua PDPHI yang juga dosen Fakultas Ilmu administrasi Ika Widiastuti, S.IP, M.AP, CBPA, CPRW, C.GL, dikesempatan itu mengatakan, bahwa organisasi PGPHI yang baru satu tahun berdiri ini beranggotakan para dosen di seluruh Indonesia yang telah menerima dana Hibah, pun tidak menutup kemungkinan jika bapak dan ibu dosen lain ingin bergabung bisa, tujuan dari PDPHI ini adalah untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penyuluhan dan penelitian. Selain itu PDPHI yang telah memilik legalitas ini juga konsen dalam menyikapi perkembangan peradaban yang sangat cepat. Dengan berkumpulnya para dosen tentu akan lebih mudah menyerap aspirasi mereka demi kemajuan bangsa. Selain itu dengan menjadi anggota PDPHI para dosen dapat mengembangkan diri dengan mudah akses menjadi narasumber.

Dalam pemaparan makalahnya, Ika lebih menyoroti tentang upaya meningkatkan kompetensi kelulusan, akreditasi perguruan tinggi, cara meningkatkan akreditasi perguruan tinggi, kampus merdeka dan strategi peningkatan kompetensi lulusan perguruan tinggi melalui studi pelacakkan alumni. Dalam semua pendekatan tersebut Ketua PDPHI memandang diperlukan komitmen untuk mewujudkan kampus yang berkompeten, unggul dan memilikii akhlak manusi terpuji, SDM yang berkualitas menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sedangkan Aries Abbas ST, MM, MT, IPM EAR (Dosen Fakultas Teknik), di makalahnya dengan judul Penguatan Sumber Daya manusia di abad 21 menyatakan bahwa masih terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kualitas SDM di Indonesia masih rendah, hal ini karena kurang meratanya fasilitas pendidikan yang mendukung, rendahnya minat membaca, minimnya teknologi yang berada di Indonesia dan kurangnya akan kesadaran pentingnya Pendidikan. Untuk itu menurut abbas perlu adanya dua komponen yang harus dikembangakan, untuk meningkatkan SDM dibidang Pendidikan abad 21 yaitu komponen tenaga pendidik dan siswa.

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini