Bogor (Eksplore.co.id) – Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. (HC) K.H. Ma’ruf Amin di acara Wisuda Sarjana ke-60, Magister ke-24 dan Doktor ke-8 Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) kemarin Selasa (6/04/2021) di Sentul Internasional Convention Centre (SICC) Bogor – Jawa Barat, mengharapkan, kepada para mahasiswa UNKIS yang telah di wisuda untuk bisa menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai prioritas nasional. SDM unggul menurut Wapres adalah menjadi kunci untuk memenangkan persaingan global. “SDM yang unggul adalah SDM yang sehat, cerdas memiliki produktifitas tinggi dalam menghasilkan manfaat dan maslahat yang memiliki semangat berkompetisi, cinta tanah air serta berakhlak mulia,”katanya.

Dalam acara wisuda kali ini diikuti oleh 1.507 peserta dari keempat fakultas, keempat Program Magister dan satu Program Doktoral Ilmu Hukum. Pada wisuda kali ini turut dilantik Dr. Siti Ma’rifah, SH, MH yang merupakan putri Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. (HC) K.H. Ma’ruf Amin.

Lebih jauh Wapres dalam sambutannya juga menyakini, apabila para wisudawan dan wisudawati UNKRIS adalah memiliki kriteria kualitas SDM yang disebutkan oleh Wapres di atas. Untuk itu Wapres mengajak kepada UNKRIS untuk senantiasa menjalin sinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, industri dan masyarakat agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuan yang nyata saat ini. Sinergi dan kolaborasi bagi UNKRIS sangat penting, karena merupakan agen dan instrumen yang melahirkan inovasi – inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat. “Maka saya sangat sepakat dengan tema wisuda sarjana UNKRIS dengan tema : Sinergi dan Kolaborasi Membentuk SDM Ungul,”kata Wapres.

Berbicara tentang sinergi dan inovasi, Wapres memaparkan, beberapa fakta menunjukkan inovasi memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap pembangunan sebuah negara. Dalam laporan Global Innovation Index (GII) 2020, negara – negara yang memiliki secore inovasi yang tinggi juga memiliki produk domestik bruto (PDB) yang lebih tinggi. Menurut GII 2020, peringkat Indonesia berada pada posisi 85 diantara 131 negara di dunia. Sementara bila dibandingkan dengan negara ASEAN Indonesia peringkat inovasinya di atas negara Kamboja yang merupakan peringkat paling bawah, sedangkan Singapura berperingkat 8 dan Malaysia berperingkat 35 versi GII, nampak sekali kedua negara tersebut ekonominya berbanding lurus dengan budaya inovasi.

Peran inovasi sangat penting bagi suatu bangsa, dalam ilustrasinya Wapres menerangkan, di tahun 1850 kondisi yang terjadi di Amerika Serikat sama dengan negara – negara terbelakang saat ini. Saat itu 70 persen masyarakatnya masih tinggal di pedesaan, 52 persen konsumsinya digunakan untuk membeli makanan, tingkat rasio elektrifikasinya 10 persen, kemampuan berpenddidikan di sekolah menengah 10 persen dan angka harapan hidup 45 tahun. Meskipun demikian di periode tersebut, lahir inovasi yang penting hingga hingga saat ini di Amerika, yaitu didirikannya sebuah perusahaan es batu alam pada tahun 1806 yang diproduksi dan dijual ke seluruh penjuru dunia. Sehingga berdampak pada industri makanan dan minuman di Amerika Serikat. Inovasi lain adalah didirikannya mesin penuai gandum didirikan 1831, hadirnya mesin itu mendorong tentang mekanisasi industri pertanian di Amerika. Lahirnya inovasi industri mengakibatkan dalam perubahan di Amerika Serikat dan dan menodorong inovasi industri baru, termasuk
inovasi industri digital yang berkembang saat ini.

“Dengan adanya ilustrasi tersebut, saya berharap kepada para mahasiswa UNKRIS yang di wisuda hari ini bisa menjadikan tambahan motivasi. Semoga para wisudawan terus berperan untuk menghasilkan inovasi yang penting bagi kemajuan bangsa,”ucap Wapres.

Sementara, Ketua Pembina Yayasan UNKRIS Prof. Dr. T. Gayus Lumbuun, SH, MH dalam sambutannya, mengharapkan, agar UNKRIS dapat lebih melebarkan sayapnya lagi dengan membuka program studi baru yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat, sebagaimana yang telah dijajagi oleh Rektor UNKRIS saat ini untuk membuka program studi farmasi dan program studi ilmu komunikasi.

Selaku Ketua Pembina Yayasan UNKRIS menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran pimpinan UNKRIS yang tentunya hasil bersinergi dan berkolaborasi dengan Pimpinan Fakultas atas keberhasilannya membawa UNKRIS menjadi lebih baik, maju dan berkembang. Semua ini dapat dicapai karena adanya kerjasama yang baik serta dukungan dari semua unsur Yayasan sehingga bersatu padu demi UNKRIS yang Jaya.

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini