Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I mengemukakan Tower 6 di Rumah Sakit Darurat Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta sedang direnovasi untuk untuk menampung pasien Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona).

JAKARTA (Eksplore.co.id) – DKI Jakarta terus mengalami kenaikan kasus positif Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona) sampai sekarang. Hal itu terlihat sebanyak 5.679 kasus positif Covid-19 dihadapi hingga Jumat (15/5/2020) pukul 12.00 WIB yang terdiri dari 1.286 orang sembuh, 474 orang meninggal dunia, dan 1.900 pasien dirawat.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus di Jakarta yang tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi dari WNI yang pulang dari luar negeri. Apalagi, angka ini tertinggi dibandingkan Jawa Timur (Jatim) sebesar 1.921 kasus positif Covid-19, Jawa Barat (Jabar) sebesar 1.596 kasus positif Covid-19, dan Jawa Tengah (Jateng) sebesar 1.109 kasus positif Covid-19.

Dengan demikian Pemerintah Pusat yang berlokasi di Jakarta memandang perlu penambahan kapasitas perawatan pasien terinfeksi Covid-19 di Wisma Atlet. Karena, tempat ini masih terdapat ruangan yang bisa dipakai untuk keperluan tadi.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I mengemukakan Tower 6 di Rumah Sakit Darurat Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta sedang direnovasi untuk untuk menampung pasien Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona).

Tempat ini ditargetkan selesai pada akhir Mei 2020 yang dilengkapi Instalasi Gawat Darurat (IGD), High Care Unit (HCU), dan Intensive Care Unit (ICU). IGD terletak di lantai 1 dengan 25 tempat tidur, HCU berada di lantai 2 dengan 45 tempat tidur, dan ICU dialokasikan di lantai 3 dengan fasilitas 39 unit.

“Semua lantai dilengkapi dengan ruangan bertekanan negatif,” kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksdya TNI Yudo Margono pada Jumat (15/5/2020).

Ruang IGD ditunjang dengan ruangan penunjang berupa ruangan konsultasi spesialis, laboratorium, radiologi, farmasi, dan pemulasaran jenazah.

Sementara itu Pos Komando (Posko) Kogabwilhan-I berada di Tower 1 guna memantau perkembangan Covid-19 secara komprehensif. Pemantauan ini dilakukan bagi pasien yang terdapat di Wisma Atlet

Selain itu Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang dari luar negeri sebagai anak buah kapal (ABK) atau tenaga kerja indonesia (TKI) yang di isolasi di hotel, dan Asrama Haji.

“Dilaporkan secara komprehensif oleh Perwira Menengah (Pamen) Siaga yang ada di Posko Kogabwilhan-I,” jelasnya.

Sekedar informasi, Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran telah beroperasi sejak 23 Maret 2020. Sebanyak dua tower telah menampung 3.000 pasien positif Covid-19 yakni Tower VI sebanyak 1.300 pasien dan Tower VII sebanyak 1.700 pasien. (mam)

 

 

 

 

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini