Jakarta, (Eksplore.co.id) – Dalam situasi pandemi yang disebabkan oleh Covid – 19 tak mudah menjalankan aktifitas secara off line. Segala berbagai aktifitas kegiatan harus menggunakan standarisasi protocol kesehatan dan untuk menjalankan proses semua itu, kata Wakil Rekor I Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS), Dr. Parbuntian Sinaga SH, MH, tak semudah dibayangkan. Apalagi kegiatan off line itu berupa acara Wisuda Sarjana ke – 60, Magister ke -24 dan Doktor ke- 8 UNKRIS yang diikuti oleh 1507 orang dan mampu terselenggara dengan baik.

“Jelas sekali merupakan sebuah pengalaman yang berarti bagi kami selaku panitia penyelenggara,”kata Parbuntian dalam rapat pembubabaran panitia wisuda UNKRIS di keterangan tertulisnya yang diterima oleh redaksi eksplore.co.id, Rabu (28/04/2021).

Lebih lanjut Parbuantian menegaskan, menyelenggarakan wisuda offline dengan peraturan prokes yang ketat tentu tidak mudah, bukan saja pada saat momen acara – acara yang dibatasi oleh waktu saja, tapi juga tidak mudahnya memberikan pengertian kepada para pendamping wisudawan bahwa acara itu tidak dapat dihadiri langsung oleh pendamping.

Apalagi kelulusan adalah pestanya satu keluarga. Maka keberhasilan panitialah yang menjadikan kegiatan wisuda ini dapat terselenggara dengan baik, dan setelah dua minggu dari pelaksanaan tidak terjadi hal yang dikhawatirkan setelah sebelumnya dilakukan evaluasi khususnya masalah transparansi dan akuntabilitas dalam struktur kepanitiaan wisuda.

Sementara Rektor UNKRIS Dr. Ir Ayub Muktiono M.Sip, CIQaR selaku penanggung jawab acara wisuda, mengaku, begitu lega setelah beberapa bulan semenjak diputuskan bersama dalam rapat awal kepanitiaan wisuda bahwa wisuda akan dilakukan dengan offline memenuhi prokes, dan terbitnya surat ijin dari pemerintah setempat. Surat ijin yang ditunggu akhirnya terbit dan itu adalah kelegaan ,ditambah dengan acara yang berjalan dengan lancar.

Apalagi sebelumnya, tutur rektor, beberapa teman dan sahabatnya di beberapa Perguruan Tinggi, menyatakan bahkan dirinya gila, karena menyelenggarakan wisuda offline. “Lah kalau saya gak gila tidak akan mungkin itu terselenggara jawab saya pada rekan rekan. Sebenarnya saya tidak gila, tetapi yakin bahwa setiap tujuan baik, niat baik untuk para wisudawan memiliki momen yang bagus ini dapat menjadi kenangan indah,”terangnya.

Dengan suksesnya acara tersebut, Rektor UNKRIS merasa bahagia, terlepas masih ada kekurangan – kekurangan, namun wisuda dengan persiapan yang cukup menegangkan, dan berjalan lancar. Sukses adalah prestasi gemilang dari seluruh tim yang ada, untuk itu ia mengucapkan beribu – ribu mengucapkan terimakasih.

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini