TANGERANG (11/5/2018) – Banyak peluang usaha yang diperoleh para alumni pelatihan wirausaha pemula (WP) yang digagas Deputi Pengembangan SDM Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM. Salah satu peluang itu adalah membuka gerai di lantai dua gedung World Trade Center (WTC) Tangerang yang ada di Serpong, Tangerang Selatan.

Di antara yang memanfaatkan gerai-gerai itu adalah para WP dari Jawa Tengah yang terhimpun dalam Forum Kewirausahaan Sosial (FKS) Jateng. Mereka menampilkan berbagai produk olahan baik makanan camilan, batik, dan kerajinan tangan lainnya.

“Kami bersyukur para alumni pelatihan WP yang diadakan Kemenkop saling bersinergi satu sama lain dan mengembangkan usaha secara bersama-sama,” tutur Asusten Deputi Peranserta Masyarakat Kemenkop dan UKM Budi Mustopo, saat meninjau gerai Jawa Tengah, akhir pekan ini.

Selain di Jateng, FKS sudah berhasil dihimpun di Medan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bali, Makassar, serta Jabodetabek. Budi mengungkapkan, dukungan yang bisa diberikan Kemenkop dan UKM untuk mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) antara lain dalam bentuk pelatihan-pelatihan. “Kami siap memfasilitasi sektor UMKM dalam bentuk pelatihan pengembangan SDM,” kata Budi, mantan kabag Humas Kemenkop dan UKM ini.

Gerai Jateng itu merupakan satu di antara gerai-gerai provinsi seluruh Indonesia di lantai 2 gedung WTC Tangerang. Mereka terhimpun dalam Galeri Etnik Nusantara. Dedi Lumintang, direktur Lippo Malls, menjelaskan, pihaknya menyediakan hampir separuh lantai di lantai 2 mal WTC-Matahari Tangerang.”

Ini program CSR kami untuk ikut mengembangkan potensi UMKM yang berorientasi pada pariwisata daerah Nusantara,” kata Dedi. Dia menambahkan, pengembangan wisata daerah Nusantara di WTC Tangerang itu akan ak ditularkan ke mal-mal yang dikelola Lippo Malls di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Kami berobsesi, masing-masingp gerai itu dapat menampilkan potensi wisata di daerah masing-masing ” kata Dedi lagi. Dengan mengunjungi gerai di sini, mereka akan tertarik untuk pergi ke berbagai daerah di Indonesia.

Menurut dia, pembukaan Galeri Etnik Nusantara itu merupakan satu terobosan untuk mengantisipasi tren mulai sepinya pengunjung di mal-mal yang ada di berbagai tempat. Karena itu, kata Dedi, jika nanti gerai-gerai itu untung, pihaknya akan mengembangkan Galeri Etnik Nusantara itu secara bisnis. Pihak WTC Tangerang menggandeng kelompok usaha Mitra Dinamika Sejahtera (MDS) untuk mengisi gerai-gerai yang disediakan bagi tiap-tiap provinsi.

Kepada Budi Mustopo, Ketua FKS Jateng Kabul mengungkapkan, pihaknya akan berkeliling ke daerah-daerah di Jateng untuk memperkenalkan FKS. “Kami akan mensosialisasikan FKS ini ke para kepala Dinas KUKM di kota dan kabupaten di Jateng,” kata Kabul. (b1)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini