Jakarta, (Eksplore.co.id) – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM di tahun 2024 mentarget sebanyak 30 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk bergabung pada platform digital. Dengan bergabungnya UMKM di platform tersebut akan memudahkan kepada mereka untuk memasarkan produk – produk UMKM ke pasar global. Peryataan ini disampaikan oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi & UKM, Eddy Satriya dalam pembukaan program pelatihan dan onboarding Usaha Mikro, kamis (12/8) kemarin di Jakarta.

Untuk masuk di platform digital, kata Eddy Satria, tentunya tidak mudah ada tantangan yang dihadapi oleh UMKM, terutama terkait kesiapan baik dari sisi produk maupun SDM. Selain itu juga upaya untuk meningkatkan literasi dan manfaat masuk ke ekositem digital serta inkubasi keseriusan secara intensif.

“Untuk menjawab semua itu diperlukan sinergisitas dan kolaborasi antar stakeholders,”ucap Eddy Satria.

Terkait platform digital—selama ini pemerintah mengapresiasi Gojek yang secara konsisten mendukung UMKM tumbuh. Bertepatan Hari UMKM Nasional, KemenkopUKM bersama Gojek mencanangkan berbagai dukungan untuk membangkitkan kembali sektor UMKM yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia.

Gojek merupakan salah satu mitra Kementerian Koperasi dan UKM dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui edukasi dan pelatihan digital bagi UMKM, termasuk dengan platform digital lainnya.

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini