Bekasi, (Eksplore.co.id) – Ketika Indonesia genap berusia 100 tahun, menjadi salah satu alasan munculnya ide, wacana dan gagasan tentang Generasi Emas 2045. Istilah ini digaungkan tanpa sebab, pasalnya ada satu harta karun yang sejatinya bisa menjadi modal untuk kelangsungan bangsa dan negara ini kedepannya, bernama bonus demografi.

Pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yaitu jumlah penduduk Indonesia 70%-nya dalam usia produktif (15-64 tahun), sedangkan sisanya 30% merupakan penduduk yang tidak produktif (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun) pada periode tahun 2020-2045.

Melihat peluang tersebut, Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) bersama Masyarakat Profesional Santri (NU Circle ) melakukan penandatanganan nota kesepamahaman–untuk berkomitmen dalam mencetak Generasi Emas 2045, dengan berbagai tingkat pemetaan dan berbasis teknologi digital.

Rektor Unkris Dr. Ir. Ayup Muktiono, M. SiP. CIQaR diacara penandatanganan Nota Kesepamahan dengan NU Circle dan disaksikan oleh Para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Ekonomi, Para Ketua Lembaga dan Para Wakil Dekan 3, kemarin Selasa (25/05/2021), mengatakan, untuk menjadikan Unkris sebagai universitas unggul di masa depan serta membangun kerjasama dengan semua pihak adalah sebuah keniscayaan.

Kedepan, ujarnya, Unkris tengah menyiapkan sejumlah kerjasama dengan institusi lainnya, baik pemerintah maupun swasta. Kerjasama ini akan terus dikembangkan agar mahasiswa semakin mudah mengembangkan potensinya dan meningkatkan kompetensinya di berbagai bidang keilmuan.

“Sinergi dengan NUC dianggap sangat strategis karena baik NUC maupun Unkris memiliki visi yang sama dalam melihat masa depan generasi bangsa,”kata Rektor.

Sementara, Ketua Umum NU Circle Dr. R. Gatot Prio Utomo, usai melakukan penandatanganan, menyampaikan, bagi NU Circle kerjasama dengan Perguruan Tinggi tentu akan semakin dinamis dalam mempersiapkan generasi emas 2045. Bagaimana Indonesia di masa depan, jawabannya adalah bagaimana kondisi mahasiswa kita saat ini. Merekalah yang akan menentukan hitam putihnya bangsa ini. Apakah kita akan menjadi maju atau sebaliknya tergerus oleh kemajuan bangsa lain. Ini PR (pekerjaan rumah) kita semua.

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini