Jakarta (Eksplore.co.id) – Menyongsong Muktamar Muhammadiyah ke–48 di Solo, 18-20 November 2022, Pimpinan Pusat Jaringan Saudagar Muhammadiyah (PP JSM) mengadakan Safari Bisnis ke berbagai kota. Kegiatan tersebut dikemas sebagai bagian dari konsolidasi anggota JSM.

Safari Bisnis JSM pertama ini akan diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah, sabtu (23/4/2022), dengan menggandeng Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Tema yang diusung “Meneguhkan Pilar ke-3 Bidang Ekonomi Dalam Rangka Closed Loop Economy Muhammadiyah”.

Ketua Umum PP JSM Bambang Wijonarko  mengatakan, ikhtiar kegiatan  ini sudah lama direncanakan secara offline sekaligus untuk mensosialisasikan semangat pilar ke–3 Muhammadiyah sebagaimana amanah dalam Muktamar ke-47 di Makassar–Sulawesi Selatan. Namun karena pandemi covid–19, konsolidasi JSM tertunda 2 tahun lamanya.

Untuk itu, kata Bambang, dengan adanya kelonggaran protocol kesehatan yang terjadi saat ini pasca pandemi, PP JSM perlu bergerak cepat untuk  konsolidasi organisasi ke berbagai daerah. “Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pelaku bisnis dan para anggota yang tergabung dalam JSM,” ucap Bambang.

Safari bisnis JSM  diawali dengan peluncuran Muhammadiyah Business Center (MBC) di kampus Institut Teknologi Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan–Jakarta, 21 Maret 2022. Melalui MBC,

Dengan menggandeng kalangan pendidikan baik Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) serta sekolah-sekolah Muhammadiyah, kata Bambang, diharapkan tercipta closed loop economy yang harus dikenalkan dan dipraktekkan di akar rumput persyarikatan.

Dengan harapan pembangunan ekonomi bisa berjalan dari hulu sampai hilir. Apalagi adanya MBC JSM didukung berbagai pihak, baik pemerintah, perbankan syariah, BUMN, BUMS, dan BUMM (Badan Usaha Milik Muhammadiyah).

“Maka dari itu dengan konsolidasi JSM, kami berharap semangat dan motivasi gerakan entrepreneur di  Muhammadiyah terus berkobar dan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional,” papar Ketua Umum PP JSM ini.

Rencananya, acara safari bisnis JSM di Jawa Tengah, akan dihadiri langsung  oleh Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MEK-PPM) Herry Zudianto. Hery akan memaparkan tentang potensi dan peluang  pengembangan bisnis Muhammadiyah pasca Covid–19.

Sedangkan, narasumber lainnya adalah Dirut PT.Perusahaan Perdagangan Persero, Nina Sulistyowati dan Dirut Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi, Dirut PT AHDA Internasional Indonesia Syafrudin Anhar, Dirut PT SinarMu, Dedi Ahyadi dan Dirut UnimusFarm, Judie Artha.

Kita berharap, lanjut Bambang, dari konsolidasi JSM dan materi yang disampaikan oleh para narasumber bisa menjadikan bisnis konkrit bagi para anggota JSM di Jawa Tengah dan di daerah lain pula.  (bS)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini