JAKARTA (Eksplore.co.id) – Himpunan Petani Sejahtera Mandiri Indonesia (HPSMI) diam-diam sudah bergerak mengepakkan sayap hingga luar negeri. Dalam upaya mengembangkan tanaman pangan, HPSMI menjalin Kerjasama dengan Balai Penelitian Sayuran, Melon, Tanaman Pangan, dan Kentang Kementerian Pertanian Republik Uzbekistan.

”Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan teknologi hasil pertanian, pengembangan pembibitan produk sayuran dan buah-buahan, serta ekspor-impor produk hasil pertanian masing-masing,” kata Ketua Umum HPSMI Devi Erna Rachmawati.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, kata Devi, dalam rilis yang diterima eksplore.co.id Jum’at (5/5/2023), para mitra akan bersama-sama memilih organisasi yang bekerja sama dari pihak Uzbekistan berdasarkan uji coba pertanian percontohan, memilih spesialis muda untuk pelatihan lanjutan dan magang di Indonesia, dan mengembangkan serta mengimplementasikan peta jalan untuk implementasi tujuan di atas.

Selain itu, para mitra akan menyelenggarakan pertemuan secara teratur untuk bertukar pendapat dan mengkoordinasikan posisi pada isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.

Rencananya, pada bulan Agustus mendatang,  HPSMI akan
menerima kunjungan dari pihak Balai Penelitian Sayuran, Melon, Tanaman Pangan, dan Kentang Kementerian Pertanian Uzbekistan. Perlunya untuk menjalankan kerja sama uji coba demplot pengembangan buah strawberry dan semangka.

Penandatanganan naskah kerjasama tersebut dilakukan oleh Ketua Umum HPSMI dengan Nizomov Rustam Ahrolovich selaku Direktur Balai Penelitian Sayuran, Melon, Tanaman Pangan, dan Kentang Kementerian Pertanian Uzbekistan, Rabu (3/5/2023) di Tashkent, ibukota Uzbekistan. Acara itu dihadiri Ketua dan Wakil ketua Dewan Pembina HPSMI masing-masing Mayjen (purn) Komaruddin Simanjuntak dan Mayjen (purn) Sunaryo.

Dengan adanya kerja sama ini, masih kata Devi, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian antara Indonesia dan Uzbekistan serta saling mendukung upaya pengembangan teknologi hasil pertanian untuk kesejahteraan masyarakat di kedua negara. (bS)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini