Bogor, (Eksplore.co.id) – Pengawasan koperasi merupakan salah satu issu yang krusial dalam pengembangan koperasi salama ini. Terkait dengan hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM melakukan kolaborasi dengan USAID-Economic Growth Support Activity (EGSA).

Depuri Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi dalam acara peningkatan SDM Pengawas Koperasi dengan melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi, di Kota Bogor, beberapa hari yang lalu (23 -25 Agustus 2021) mengatakan, pejabat fungsional pengawas koperasi merupakan fungsional di bawah naungan Kementerian Koperasi dan UKM, yang memiliki tugas untuk melakukan pengawasan terhadap KSP. Saat ini, jumlah KSP kurang lebih sebanyak 17.737 unit di seluruh Indonesia. Dengan berbagai permasalahan KSP, sehingga dituntut profesionalitas dan kompetensi pejabat Pengawas Koperasi.

Zabadi menambahkan, selain kerjasama dengan USAID-EGSA, KemenkopUKM juga menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk pejabat fungsional dan pengawas koperasi belerjasama dengan berbagai stakeholder lainnya.

“Harapan ke depan, permasalahan perkoperasian semakin banyak yang dapat diberikan solusi. Sehingga, kasus-kasus perkoperasian semakin menurun,” ucap Zabadi.

Pelatihan diikuti 20 orang Pejabat Pengawas Koperasi Ahli Muda dan Ahli Pertama. Hadir sebagai fasilitator yakni Dr. Ahmad Subagyo, SE, MM, CRB Ketua Umum Indonesia , Microfinance Expert Association dan Bambang Wahyudiono, SE, MM, QIA Assesor Kompetensi IMFEA USAID.

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini