PERMAINAN Timnas Indonesia di ajang AFF (Asean Football Federation) menjanjikan. Meski hanya runner up di final, kalah dari Thailand (4-0 & 2-2), timnas merah putih mendapat acungan jempol dari para pengamat bola Asia.

Betapa tidak! Mereka — skuad merah putih– adalah anak-anak muda yang usianya rata-rata 23,8 tahun. Jauh di bawah rata-rata pemain Thailand, yang rerata 27,1 tahun.

Mantan striker terkenal tim nasional, Cristian Gonzales misalnya, meyakini bahwa skuad Garuda yang tampil di Piala AFF memiliki masa depan yang cerah di bawah asuhan Shin Tae-yong. Meski tak berhasil menjadi juara AFF. Irfan Bachdim, mantan pemain tim Garuda juga menilai semua pemain merah putih tampil luar biasa. Mereka punya masa depan menjanjikan.

Lim Teing Kim, pelatih asal Malaysia yang pernah menjadi pelatih akademi di Bayern Munchen, mengatakan: Indonesia memiliki satu kelebihan yang tidak dimiliki Malaysia. Yaitu keberanian dalam berduel dan kontak fisik saat di lapangan. Sedangkan pelatih klub Thailand, Seksan Siripong, memprediksi skuad timnas Indonesia di Piala AFF 2022 bakal menjadi tim yang menakutkan.
“Saya pikir, pemain muda Indonesia akan menakutkan di Asia Tenggara dalam dua atau tiga tahun ke depan. Sebab, sepak bola akan menemukan sistemnya. Sekarang, mereka sudah mulai menuju ke arah yang benar dengan energi mudanya,” kata Seksan.

Menpora Zainudin Amali juga mengapresiasi hasil kerja keras Timmas Indonesia di Piala AFF 2020. Ia juga optimistis masa depan Timnas bakal lebih baik. Timnas harus puas menempati peringkat dua setelah gagal meraih kemenangan telak di leg kedua yang berlangsung Sabtu (1/1/2022) malam. Mereka sejatinya mengimbangi Thailand dengan skor 2-2, namun karena leg 1 kalah 0-4, maka Indonesia kalah agregat 2-6 dalam dua laga final. Meski demikian, Menpora memberi pujian atas hasil yang diperoleh Timnas. Apalagi mayoritas skuad Garuda diisi pemain muda. Cuma Indonesia yang 2 kali menjebol gawang Thailand di Piala AFF 2020! Ujar Zainudin Amali.

“Pemain yang bermain di Piala AFF 2020 ini sebagian besar adalah pemain muda. Dan saya lihat di bawah pelatih Shin Tae-yong mereka memiliki perkembangan yang luar biasa. Jadi saya tetap optimistis terhadap masa depan mereka bersama timnas,” kata Menpora dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/1/2022).

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong (yang pernah membawa Tim Korsel mengalahkan tim raksasa Jerman di Piala Dunia 2018), juga meyakini Indonesia memiliki potensi bagus di masa mendatang. Tim Merah Putih sejatinya sudah cukup membuktikan kemampuannya hingga bisa mencapai final Piala AFF 2020. Terlebih, skuad Garuda juga memiliki catatan mengesankan sebagai tim paling produktif (18 gol) sepanjang Piala AFF 2020.

Memang, di laga leg pertama final Piala AFF, tim Garuda (berusia muda) kalah pengalaman dengan tim Negeri Gajah (berusia matang). Skor 4-0 – kata Shin Tae-yong — di Stadion Nasional pada Rabu (29/12/2021) malam WIB, disebabkan banyak faktor. Kalah pengalaman, kalah senioritas, dan kalah kematangan psikologis.

Semua itu terbukti bisa diperbaiki di leg kedua, Sabtu (1/1/2022) . Tim Garuda mampu menjebol dua kali gawang Tim Gajah (2-2). Ini luar biasa. Karena tak ada tim di Piala AFF yang mampu menjebol gawang tim Gajah yang materinya pemain senior dan berpengalaman itu dengan dua gol. Tim Filipina, misalnya, hanya mampu menjebol tim Thailand satu gol saja di babak penyisihan AFF.

Pada pergelaran Piala AFF 2020, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memang menaruh kepercayaan kepada pemain muda. Dari 30 penggawa timnas Indonesia yang dibawa ke Singapura, terdapat 12 pemain yang masih masuk kategori U-23. Secara keseluruhan, rerata usia pemain timnas Indonesia di Piala AFF 2020 adalah 23,8 tahun.

Tim Indonesia mempunyai empat agenda sepanjang 2022. Yakni Piala AFF U-23 pada Februari; SEA Games 2021 (Mei); babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023 (Juni); dan Piala AFF 2022 di akhir tahun.

Dengan sederet perebutan piala supremasi bola regional dan internasional itu, kita berharap tim Garuda akan meraih juara pertama. Kita percaya – dari pengalaman di AFF – kualitas timnas akan semakin bagus. Yakinlah rakyat akan bisa menyaksikan lagu Indonesia Raya berkumandang di tribun lapangan bola sebagai pemegang piala kejuaraan di tahun 2022 (yang sudah berada di depan mata).

Ayo kita dukung Timnas di mana pun bermain. Insya Allah tahun 2022, adalah tahun emas untuk skuad Garuda.

*Dr. Indra Iskandar, Setjen DPR RI

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini