Jakarta,(Eksplore.co.id) – Dalam program kreativitas mahasiswa yang kini gencar digalakkan oleh Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS), ada yang menarik dan memberikan inspirasi bagi pelaku wirausaha. Dari 23 kelompok mahasiswa yang terjaring, ada salah satu proposal yang unik dan kini masuk dalam salah satu program Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia atau KBMI. Proposal tersebut adalah bertema Pavling Block Berbahan Sampah Plastik dari fakultas teknik industri dengan kelompok mahasiswa yang terdiri Roby Apriandi, Akmal Ilham Hermana, M. Alvito Wijaya dengan dosen pembimbing Ir Florida Butar-butar MT yang kebetulan juga menjabat sebagai Kaprodi Teknik Industri.

Rektor Unkris Dr. Ir Ayub Muktiono M.Sip . CIQaR, dalam keterangan tertulisnya yang diterima oleh redaksi eksplore.co.id, Kamis (20/5/2021), mengatakan, baru pertama kali ini, kampusnya lolos mengikuti program kreativitas mahasiswa tersebut. Tentu ini patut di apresiasi untuk menjadi motivasi bagi mahasiswa dan dosen pembimbing lainnya di tahun selanjutnya.

Ia menekankan perlunya potensi mahasiswa harus terus digali dan dikembangkan, tidak saja pada knowledge nya tetapi juga pada ketrampilan dan ide – ide kreatifnya untuk menjadi produk -produk alternatif yang menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitar. “Hal ini sangat penting dalam menselaraskan ilmu pengetahuan dan ketrampilan melalui minat dan bakat para mahasiswa, sehingga lulusan UNKRIS adalah lulusan yang siap, baik mereka akan bekerja ataupun menciptakan dunia usaha sendiri,”terang Rektor.

Sementara, dosen pembimbing Ir Florida Butar-butar MT menyampaikan, keberhasilan mahasiswa bimbingannya lolos KBMI karena memang ide,kreativitas dan inovasinya sangat baik dan berbasis Iptek. Bahan baku yang digunakan adalah bahan limbah yang ada disekitar lingkungan yaitu sampah plastik anorganik berfungsi sebagai bahan baku utama yang diperlukan dalam membuat paving block plastic, abu gosok berfungsi sebagai bahan campuran agar partikel sampah plastik padat dan oli bekas berfungsi sebagai bahan pelebur atau minyak untuk meleburkan sampah plastik diwadah peleburan.

Sedangkan sebagai alat pendukung lainya, seperti Alat Cetak Hexagonal & Plat Besi 6 x 12 cm yang berfungsi sebagai alat utama dalam mencetak paving block plastic setelah peleburan, Spatula berfungsi sebagai alat pengaduk pada saat sampah plastik dileburkan, bak air besar berfungsi sebagai alat pendinginan pada saat sampah plastik dicetak, panci nasi berfungsi sebagai wadah peleburan sampah plastic, yang kemudian diproses dan dilakukan uji ketahanan pada unit industri bahan dan barang teknik .

“Melalui kreativitas dan inovasi ini saya berharap kedepan akan menjadi motivasi yang baik dalam mempersiapkan kegiatan tahun depan, dan mahasiswa UNKRIS bisa lolos lebih banyak lagi,”ucapnya.

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini