BANDUNG (Eksplore.co.id) – Akhir Desember 2022 berakhir sudah kepengurusan Dewan Pengurus Pusat Aliansi Profesional Indonesia Bangkit (DPP APIB). Dr.Ir. Abdul Basith, MSc terpilih menjadi Ketua Umum DPP APIB periode 2023-2027 menggantikan Dr. Memet Hakim, MS.

Yang unik adalah proses memilihannya. Inginnya melalui sebuah rapat besar yang dinamakan Musyawarah Nasional (Munas) di Bandung sebagai tempat kedudukan DPP APIB berada atau di Jakarta sebagai ibukota negara. “Namun mengingat keterbatasan sumber daya dan waktu, munas tak memungkinkan diadakan aalagi PPKM, masih berlaku saat itu,” kata Ir. Erick Sitompul, MH, Ketua DPD AIB DKI Jakarta.

Sebagai pengganti Munas, diadakanlah jajak pendapat (polling) secara online untuk menentukan ketua umum terpilih. Uniknya, peserta polling bebas, tidak terbatas anggota dan pengurus APIB Daerah. “Tergantung para kandidat mampu mengumpulkan dukungan suara sebanyak-banyaknya,” kata Erick.

Jajak pendapat melalui situs pollingkita.com pun diadakan selama sepekan di pertengahan Desember 2022 lalu. Ada tiga kandidat ketua umum yang ditetapkan DPP. Yaitu; Abdul Basith (Ketua DPD APIB Bogor), Erick Sitompul, dan  Ketua DPP APIB  Hervan Rivano, SP.

Alhasil, Abdul Basith berhasil memperoleh dukungan terbanyak yaitu 686 suara atau 53 persen. Disusul Erick 518 suara atau 40 persen, dan Hervan 91 suara atau 7 persen. Ketiganya pun  ditetapkan masing-masing menjadi Ketua Umum, sekretaris jenderal (sekjen), dan bendahara umum.

“Khusus untuk pelantikan dan serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Pak Memet Hakim,” kata Erick. Pelantikan diadakan secara tatap muka (offline) pas di pengujung tahun, yaitu Sabtu (31 Desember 2022).

Tempatnya, meminjam Graha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung. Selain tatap muka, acara itu juga dilakukan secara online melalui zoom meeting agar bisa diikuti jajaran pengurus provinsi seluruh Indonesia. Sebanyak 20 DPD seluruh penjuru tanah air mengikutinya.

Adapun susunan Pengurus DPP APIB Yang baru sebagai berikut:
Dewan Penasehat: ketua Dr Ir. Memet Hakim MS. Wakil Ketua Mayjen TNI Purn Deddy S Budiman. Anggota: Memet Hamdan SH MSc, Memet Ahmad Hakim SH, Engkong Mahmud, SH MH CLA.

Dewan Pembina: Ketua Prof. DR.
Daniel M Rosyid Ph.D, didampingi para Wakil Ketua;  Dr. Ir Burhanuddin Abdullah MSc,  Letjen Purn TNI Yayat Sudrajat, KH Athian Ali Lc,  dan H. Hasyim.

Dewan Pakar: Ketua Prof Dr. Herman Susanto dan anggota Brigjen Purn TNI Hidayat Purnomo, Eandra Medita, Ir. Djoeffan Nawawi, Kurnia Y Aliyus, S.Sos, MSA, dr. Guntur Alamsyah, MARS, dan  Dr. Ir. H. Ibrahim Saragih MS.

Pengurus Harian: Ketua Umum Dr. Ir. Abdul Basith MS. Wakil Ketua Umum Drs. Odih Juanda. Para Ketua  Laksda TNI purn Sonny Santoso SH MH , DR. Suwandi MBA, H. Drs. Amru Mahhali , H. Nurrokhim SE,  Yongki Soekoco, Ir. Tutie Mulyani, dan Ahmad Iskandar SH.

Sekjen Erick Sitompul MH dengan para  Wakil Sekjen Yuni Setiawati SE, Ustad Junaidi, dan Fendry David ST. Bendahara Umum Hervan Rivano SP, serta Wakil Bendahara Umum Puspa Dewi dan Andi Neni SPd MSi.

Kepengurusan lengkapnya sebagai berikut;
Divisi Kajian Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perkotaan:  Suhanda ST (Ketua), Iyus Rusmana SE. Divisi Analisis Kebijakan Publik Nasional:  Ir. Akmal Azis (Ketua), Ade Haryanti SP. Divisi Humas dan Komunikasi Publik: Bani Saksono (Ketua), Agus Irawan S.Kom, Achsin Alqudsi, Tenny Cathrien Djauhari.

Divisi Pengembangan Olah Raga Nasional: Ustad Gren (Ketua), Abu Latif Baduy, Ahmad Fauzi, dan Habib Umar Hamid. Divisi Pengembangan Koperasi dan UMKM:  Amirullah (Ketua), Roni Satmaroni ST, Budi Sutoyo ST. Divisi Hukum dan HAM: Benu Pangestu SH MH (Ketua),  Rumonda Lubis SH. Divisi Pengembangan SDM:  Tonie SH (Ketua), Oscar Rosano, Dr. Ir Yanefri.(

Hingga saat ini, DPP APIB belum memiliki kantor atau gedung sekretariat.  Sejak didirikan pada 2019 lalu, sekretariat DPP APIB ada di kota Bandung, karena kebetulan ketua umum pertama Memet Hakim yang juga dosen Unpad, tinggal di Bandung.

Erick menjelaskan, soal kantor sekretariat diserahkan ke Ketua umum Abdul Basith yang kebetulan saat ini tinggal di Bogor. Tidak di Jakarta? “Kita serahkan pak ketua umum bagaimana baiknya,” tuturnya. (bS)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini